Komisi I DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (2/12/2022).  Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (2/12/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Komisi I DPR menyetujui Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa. Persetujuan dilakukan setelah Yudo mengikuti rangkaian uji kelayakan di komisi I.

Persetujuan diambil usai uji kelayakan yang dipimpin Ketua Komisi I Meutya Hafid. Meutya mengatakan setelah mempertimbangkan hasil uji kelayakan, komisi I memberikan persetujuan Yudo sebagai Panglima TNI.

"Memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI," kata Meutya saat membacakan kesimpulan rapat, Jumat (2/12).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (2/12/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Meutya menuturkan keputusan merupakan hasil musyawarah mufakat tanpa voting.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit, KSAD Dudung Abdurachman, KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo terlihat kembali ke Gedung DPR untuk mendampingi Yudo saat mendengar keputusan dari komisi I DPR.

Setelah disetujui komisi I, nama Yudo Margono akan dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan tingkat II. Setelah disetujui DPR, nama Yudo akan diserahkan kembali ke Presiden Jokowi untuk dilantik.

Dalam uji kelayakan, Yudo memaparkan visi TNI patriot NKRI. Ia menjelaskan sejumlah strategi menghadapi ancaman luar dan dalam negeri hingga meningkatkan kemampuan SDM TNI.

Yudo menggantikan Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022.