Komisi I DPR Tetapkan 9 Orang Komisioner KPI Terpilih

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Pemilihan Terbuka Komisioner KPI 2019-2022 di Komisi I DPR. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Pemilihan Terbuka Komisioner KPI 2019-2022 di Komisi I DPR. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Setelah melalui rangkaian fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) selama tiga hari sejak Senin (8/7) hingga hari ini, Komisi I DPR akhirnya menetapkan 9 orang Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2019-2022.

"Kita ambil 9 nama dan ditambah dengan 3 cadangan, tadi untuk memutuskan kita menempuh jalan pemungutan suara dengan suara terbanyak," kata Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari di ruang rapat Komisi I, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7)

"Uji kelayakan, kepatutan, dan kelayakan selama tiga hari kami, Komisi I berkesimpulan bahwa nama-nama tersebut patut dan layak untuk menjadi komisioner KPI periode 2019-2022," lanjutnya.

Politikus PKS itu mengatakan kesembilan nama itu dipilih aas pertimbangan integritas, wawasan, kepribadian hingga kompetensi. Sebelumnya yang mengikuti fit and proper test sebanyak 34 orang.

Fit and Proper Test calon Komisioner KPI oleh Komisi I DPR. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

"Harapannya lebih baik daripada periode kemarin dan harapannya juga bisa menjalankan tupoksi KPI dengan sebaik-baiknya, sehingga tercipta iklim penyiaran yang baik untuk bangsa dan negara Indonesia," ujarnya.

Dari kesembilan nama itu, ada empat Komisoner KPI petahana, yakni: Agung Supriyo, Hardly Stefano F.P, Nuning Rodiyah dan Yuliandre Darwis.

Berikut nama 9 Komisioner KPI 2019-2022 beserta tiga orang cadangan:

Nuning Rodiyah: 49 suara

Mulyo Hadi Purnomo: 49 suara

Aswar Hasan: 47 suara

Agung Suprio: 44 suara

Yuliandre Darwis: 43 suara

Hardly Stefano: 42 suara

Irsal Ambia: 41 suara

Mimah Susanti: 33 suara

Mohammad Reza: 29 suara

Cadangan:

Ubaidillah: 24 suara

Imam Wahyudi: 14 suara

Dayu Padmara Rengganis: 9 suara.