Komisi I Minta Pencarian 5 Wartawan Dioptimalkan: Tugas Pers Sangat Berat

Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pencarian lima jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda terus dioptimalkan. Ia juga meminta pemerintah melalui petugas terkait memberikan pendampingan kepada keluarga para jurnalis tersebut.
Junico menyampaikan keprihatinan mendalam atas hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK). Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency), dan Donal Husni (Freelance), bersama tiga kru kapal.
“Prioritas saat ini adalah menemukan seluruh orang yang berada di dalam kapal serta memastikan keluarga mereka memperoleh pendampingan dan kepastian informasi,” kata Junico, Jumat (11/9).
Rombongan jurnalis foto tersebut diketahui hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Mereka hilang kontak tak lama setelah bertolak pada Senin (7/9) siang.
Saat ini, Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian. Tim SAR juga disebut akan menyisir area hingga tiga kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau yang merupakan zona berbahaya untuk didatangi karena status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga.
Di kawasan tersebut terdapat tiga pulau tak berpenghuni, yakni Rakata, Sertung, dan Krakatoa.
Sebelum berangkat, rombongan jurnalis tersebut berencana turun di Pulau Sertung jika kondisi memungkinkan. Pemandu kapal juga sempat mengirimkan gambar Gunung Anak Krakatau yang diperkirakan diambil dari sekitar Pulau Sertung.
Junico yang akrab disapa Nico Siahaan mengapresiasi kerja Tim SAR yang terus berupaya mencari rombongan jurnalis tersebut.
“Kerja cepat semua Tim SAR yang berjibaku melakukan operasi ini menjadi langkah penting dalam upaya pencarian rombongan rekan-rekan media,” tutur Legislator dari Dapil Jawa Barat I tersebut.
Nico Siahaan juga menyoroti dedikasi serta beratnya tugas yang dijalankan para jurnalis dalam menjalankan pekerjaan mereka.
“Tugas pers memang sangat berat. Sebagai seseorang yang pernah cukup lama bekerja di lingkungan media dan penyiaran, saya memahami bahwa tayangan dan informasi yang diterima masyarakat lahir dari kerja banyak orang,” sebut Nico Siahaan.
“Di balik setiap gambar yang sampai kepada publik, ada kru yang bekerja, menghadapi risiko, dan memiliki keluarga yang menunggu mereka pulang,” lanjutnya.
Anggota Komisi Penyiaran DPR itu berharap operasi pencarian berjalan lancar dan seluruh anggota rombongan jurnalis segera ditemukan dalam keadaan selamat. Ia juga meminta pihak berwenang memberikan pembaruan informasi secara berkala mengenai perkembangan pencarian.
“Kami mendorong Tim SAR gabungan dan Pemerintah terus mengoptimalkan pencarian dengan memadukan seluruh informasi yang tersedia, mulai dari posisi terakhir, jejak komunikasi, kondisi arus dan cuaca, hingga keterangan keluarga, rekan kerja, operator kapal, dan masyarakat di sekitar perairan Selat Sunda,” paparnya.
“Setiap petunjuk mengenai kemungkinan lokasi mereka, termasuk permintaan pencarian di sekitar Pulau Sertung, perlu diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh Tim SAR sesuai penilaian operasi,” lanjut Nico.
Nico juga meminta pemerintah menunjuk satu penghubung resmi yang dapat mendampingi keluarga selama proses pencarian berlangsung.
“Perkembangan pencarian, wilayah yang telah diperiksa, kendala operasi, dan rencana selanjutnya harus disampaikan secara berkala dengan bahasa yang jelas dan penuh empati,” jelas politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu.
Dalam kondisi tersebut, Nico menilai keluarga korban membutuhkan lebih dari sekadar pembaruan informasi.
“Mereka membutuhkan kepastian bahwa setiap petunjuk diperiksa, setiap kemungkinan ditelusuri, dan negara terus bekerja dengan sungguh-sungguh,” tambah Nico.
Menurut Nico, pendampingan terhadap keluarga korban perlu mencakup dukungan psikologis, kemudahan berkoordinasi dengan instansi terkait, serta bantuan selama proses pencarian berlangsung.
“Perusahaan media tempat para jurnalis bekerja juga perlu dilibatkan agar tanggung jawab terhadap pekerja dan keluarganya dapat dipenuhi secara utuh,” ungkap mantan presenter TV itu.
“Kita berharap semua upaya yang dilakukan membuahkan hasil, dan teman-teman jurnalis kita dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” pungkas Nico.
