Komisi I Puji Pidato Prabowo di PBB: Bukti RI Tak Hanya Bersuara Bela Palestina

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Mike Segar/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Mike Segar/REUTERS

Presiden Prabowo Subianto terus memperjuangkan Palestina di mimbar Sidang Umum PBB ke-80. Ia menegaskan, Indonesia mendukung two state solution untuk kemerdekaan Palestina dan juga jaminan keamanan bagi Israel.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono menilai sikap Prabowo sebagai langkah diplomatik yang tegas dan strategis.

”Opsi pengakuan terhadap Israel yang disampaikan Presiden bukanlah bentuk kompromi, melainkan tawaran konstruktif yang mensyaratkan pengakuan penuh terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina terlebih dahulu,” kata Dave dalam keterangannya, Rabu (24/9).

"Ini mencerminkan posisi Indonesia yang konsisten dalam mendukung solusi dua negara, sebagaimana diamanatkan oleh berbagai resolusi internasional, termasuk Resolusi PBB 1967. Dalam konteks geopolitik saat ini, pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya bersuara, tetapi juga menawarkan jalan keluar yang adil dan bermartabat bagi kedua pihak," tutur dia.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Mike Segar/REUTERS

Politisi Golkar itu mengatakan, solusi dua negara dalam konteks geopolitik saat ini adalah sikap Indonesia yang menjunjung paham non-blok.

Tapi, di sisi lain, tak hanya mendukung solusi dua negara, lanjut Dave, pendekatan seperti itu juga menunjukkan Indonesia tidak hanya bersuara tapi juga menawarkan jalan keluar yang adil bagi kedua pihak.

“Sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang pertahanan dan hubungan luar negeri, Komisi I DPR RI akan terus mengawal kebijakan luar negeri Indonesia agar tetap berpijak pada konstitusi, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berdaulat, berprinsip, dan dihormati di kancah global,” tuturnya.

Wakil ketua komisi I DPR RI, Dave Laksono menjawab pertanyaan wartawan di gedung Parlemen, Jakarta pada Rabu (22/1). Foto: Abid Raihan/kumparan

Sebelumnya, Prabowo dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi di Markas PBB menyampaikan bahwa kemerdekaan Palestina harus dijamin. Indonesia juga akan mengakui negara Israel apabila Israel telah mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

Prabowo terus mendorong solusi dua negara itu.

"Untuk mewujudkan Palestina yang merdeka dan berdaulat, kita juga harus mengakui, menghormati, dan menjamin keamanan Israel. Dengan cara itu, kita akan mendapatkan perdamaian yang sejati. Tak ada lagi kebencian, tak ada lagi kecurigaan," kata Prabowo di podium, Selasa (23/9).

Ia kembali menekankan satu-satunya jalan ada two state solution.

"Dua keturunan Abraham harus hidup dalam rekonsiliasi, perdamaian, dan harmoni," ucapnya.