Komisi II: Warga Sudah Tertanam #dirumahaja, Butuh Effort Besar Ajak ke TPS

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ahmad Doli Kurnia. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ahmad Doli Kurnia. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

KPU masih perlu bekerja keras untuk meningkatkan partisipasi publik di Pilkada 2020 yang digelar saat pandemi COVID-19. Apalagi, menurut Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia, sejak Maret lalu pemerintah sudah gencar mengimbau agar masyarakat tetap beraktivitas di rumah saja untuk memutus rantai penularan.

"(Partisipasi publik) ini butuh effort besar. Sejak Maret pemerintah gencar kampanyekan untuk selalu di rumah, maka sering ada tagar #dirumahaja. Jadi mungkin masyarakat sudah tertanam ya sudah di rumah saja," kata Doli dalam diskusi virtual, Rabu (17/6).

Untuk itu, Doli berharap, selama 6 bulan ke depan menuju pelaksanaan Pilkada 9 Desember, seluruh elemen masyarakat bersinergi dan memberikan pemahaman terkait pesta demokrasi ini. Selain itu, perlu diberi penekanan bahwa proses pilkada akan berlangsung dengan protokol kesehatan ketat sehingga masyarakat tak perlu khawatir.

kumparan post embed

"Selama 6 bulan ke depan ini sebenarnya bisa bersinergi, mendorong atau membuka kembali orang-orang aktivitas di luar, orang sudah mulai sekolah, masuk rumah ibadah, mal-mal sudah dibuka, rumah makan sudah dibuka," ucapnya.

"Sampai bulan Desember, pemahaman pentingnya berbagai agenda kehidupan lain, termasuk politik, selain agenda kesehatan, insyaAllah bisa pulih. Memang setelah new normal secara bertahap dilonggarkan, tapi tetap penuhi standar protokol kesehatan" sambung Doli.

embed from external kumparan

Dengan demikian, Waketum Golkar itu berharap tingkat partisipasi publik tetap tetap tinggi, minimal 80 persen seperti pelaksanaan pemilu 2019. Dia pun berharap agar seluruh pihak turut membantu meningkat partisipasi publik.

"Kalau nanti di hari H tingkat partisipasi publik terjaga, kalau diambil dari 2019 itu sekitar 80-an persen, paling tidak sama. Ini jadi concern atau warning, terutama dari masyarakat sipil," tuturnya.

"Ini jadi tugas kita semua yang dibutuhkan untuk dorong partisipasi publik ini pulih. Tentu harus punya persepsi dan pandangan sama dengan pelaksanaan Pilkada serentak ini," tandas Doli.

-------------------------------

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.