Komisi III Rapat Bareng Polri, Bahas Pelaku Pedofilia dari AS di Bandung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisi III DPR RI rapat kerja bersama Kadiv Hubinter Polri, Irjen Amur Chandra dan Direktur PPA PPO Polri, Brigjen Nurul Azizah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (22/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komisi III DPR RI rapat kerja bersama Kadiv Hubinter Polri, Irjen Amur Chandra dan Direktur PPA PPO Polri, Brigjen Nurul Azizah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (22/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Komisi III DPR RI memanggil Kadiv Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, Irjen Amur Chandra dan Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirtipid PPA PPO) Brigjen Nurul Azizah pada Senin (22/9).

Rapat digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat dan dimulai pada pukul 13.00 WIB secara terbuka.

Pada permulaan rapat, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menjelaskan ada empat poin pembahasan pada rapat kali ini.

“Pertama, evaluasi kinerja terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Hubinter Polri 2024-2025 termasuk upaya yang dilakukan dalam penanggulangan kejahatan internasional, transnasional, serta perlindungan hukum terhadap wni di luar negeri,” ucap Habiburokhman.

“Kedua, evaluasi kinerja terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Direktorat Tindak Pidana PPA PPO Polri tahun 2025 serta strategi rencana program kerja penanganan tindak pidana PPA PPA tahun 2026,” tambahnya.

Selain itu, Habiburokhman menyebut Komisi III mau meminta penjelasan terkait pelaku pedofilia dari Amerika Serikat yang sudah masuk Red Notice Interpol dan masih berkeliaran di Bandung.

“Kami ingin menanyakan terkait status red notice interpol pelaku pedofil di AS yang konon katanya saat ini berada di Bandung beraktivitas di El Royale Apartment di Bandung,” ucap Habiburokhman.

Belum diketahui siapa yang dimaksud oleh Habiburokhman itu.

Habiburokhman pun menyebutkan poin terakhir pembahasan rapat kali ini.

“Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan tupoksi Divisi Hubinter Polri dan Direktorat PPA PPA Mabes Polri untuk dilakukan perbaikan,” tandas dia.

Habiburokhman pun mempersilakan Amur dan Nurul untuk memaparkan materi rapat mereka.