Komisi IV Rapat Bareng Menhut Bahas Karhutla: Jangan Kalah Cepat dari Titik Api

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan di Petuk Katimpun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (11/8/2026). Foto: Auliya Rahman/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan di Petuk Katimpun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (11/8/2026). Foto: Auliya Rahman/ANTARA FOTO

Komisi IV DPR menggelar rapat bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8). Rapat membahas mitigasi pemerintah terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman meminta pemerintah memperkuat langkah pencegahan karhutla. Menurutnya, pemerintah harus bergerak lebih cepat untuk mencegah kebakaran meluas, bukan hanya bertindak setelah api membesar.

Alex menegaskan pemerintah tidak boleh kalah cepat dibandingkan munculnya titik api di wilayah rawan karhutla.

“Pemerintah tidak boleh kalah cepat dari titik api, pencegahan harus diutamakan daripada sekadar penanggulangan saat api sudah membesar,” kata Alex.

Suasana rapat Komisi IV DPR dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Alex mengatakan, pihaknya meminta pemerintah memberikan penjelasan secara menyeluruh mengenai upaya penanganan karhutla. Hal tersebut mencakup langkah pencegahan kebakaran meluas hingga mitigasi di wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.

“Optimal dan membutuhkan perbaikan tata kelola yang fundamental. Dalam rapat hari ini, Komisi IV DPR RI meminta penjelasan komprehensif dari kementerian kehutanan tentang penanganan kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas,” kata Alex.

Dia menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan respons setelah kebakaran terjadi. Pemerintah perlu memastikan sistem pencegahan berjalan optimal, terutama di daerah yang memiliki potensi kebakaran.

Alex juga meminta pemerintah memperhatikan wilayah di luar provinsi yang selama ini menjadi prioritas penanganan karhutla. Menurutnya, potensi kebakaran perlu diantisipasi lebih luas agar tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Mitigasi karhutla di daerah-daerah yang berpotensi terjadi kebakaran di luar provinsi prioritas, serta penegakan hukum kepada pemegang perizinan perusahaan terbakar,” kata dia.