Komisi VIII Dorong Subsidi IMB Buat Pesantren Imbas Ponpes di Sidoarjo Ambruk

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Evakuasi hari ke-7 korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Foto: Dok. Tim SAR
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi hari ke-7 korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Foto: Dok. Tim SAR

Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang menilai kejadian runtuhnya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo agar menjadi evaluasi bahwa pentingnya izin dalam pembangunan atau renovasi gedung. Ia mengusulkan agar pesantren ini diberikan subsidi dalam izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kami tentu berharap bahwa pemerintah juga mengawasi, memberikan dukungan terhadap pesantren. Apakah kami tadi sudah berbincang dengan Sekjen Kementerian Agama, kemungkinan kita akan membuat semacam beban pemerintah untuk memberikan subsidi IMB terhadap pesantren,” kata Marwan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/10).

Politisi PKB itu menilai, pesantren memiliki peran aktif dalam proses pendidikan di Indonesia. Menurutnya, salah satu bantuan untuk pesantren itu bisa diberikan salah satunya dengan proses IMB yang dipermudah.

Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (6/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Ia menjelaskan, salah satu dorongannya adalah bagaimana izin itu bisa terbit dengan tidak berbelit. Namun begitu, lanjutnya, proses pembangunan maupun renovasi itu juga harus dalam pengawasan dan dilakukan oleh orang yang berkompeten di bidangnya.

“Kalau misalnya setengahnya yang punya IMB, setengah lagi tidak. Pertanyaannya kan kenapa? Satu, jangan-jangan. Ini jangan-jangan lho, mendapatkan IMB tidak mudah, berbelit,” ungkapnya.

“Jadi mungkin saja pihak Pesantren ini karena merasa itu tidak mudah mendapatkan izin mendirikan pembangunan, akhirnya dikerjakan sendiri. Dan bahkan mungkin merasa tidak perlu di situ,” tutup dia.