Komisi VIII Prihatin Gempa 7,7 M Guncang NTT, Pastikan BNPB Maksimal Bantu Warga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Singgih Januratmoko dan Ansory Siregar, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Singgih Januratmoko dan Ansory Siregar, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Singgih Januratmoko menyampaikan rasa prihatin usai terjadi gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8).

Ia juga memastikan Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku mitranya telah terjun ke lapangan untuk memberikan bantuan.

“Kita turut prihatin dan berdoa semoga tidak menimbulkan korban jiwa yang banyak. Kemensos dan BNPB sudah turun ke lapangan,” ujar Singgih saat dikonfirmasi kumparan, Sabtu (15/8).

Politikus Partai Golkar itu pun memastikan BNPB untuk mengoptimalkan sumber daya dalam membantu warga yang terdampak. Selain itu, pihaknya juga mengarahkan BNPB untuk tetap mengantisipasi jika terjadinya gempa susulan.

“Kita pastikan BNPB agar maksimalkan seluruh sumber daya yang ada dan bekerja sama dengan BPBD untuk membantu masyarakat yang terkena musibah dan antisipasi gempa susulan,” pungkasnya.

Warga melintas di depan gedung Hotel Jayakarta yang rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Foto: Gecio Viana/ANTARA FOTO

Sebelumnya, BMKG mengungkap penyebab gempa 7,7 magnitudo yang mengguncang Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8).

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa tersebut disebabkan oleh Sesar Naik Busur Belakang Flores atau Flores Back-Arc Thrust.

"Ini adalah mekanisme gempa yang diakibatkan oleh Sesar Naik Busur Belakang Flores, gempa 7,7 magnitudo. Jadi di belakang busur Flores ini ada potensi gempa dengan maksimum 7,8 (magnitudo), 7,9 (magnitudo). Hari ini sudah rilis 7,7 magnitudo," kata Wijayanto saat konferensi pers di kantor BMKG, Sabtu (15/8).

Berdasarkan catatan sejarah, Wijayanto mengungkap gempa yang terjadi hari ini lebih besar dari 30 tahun yang lalu. Kedua gempa itu menyebabkan kerusakan.

"Dari sejarah yang ada pernah terjadi tahun 1992 magnitudo 7,5. Ini juga sangat luar biasa kerusakannya waktu itu," ujarnya.

Adapun gempa 7,7 magnitudo terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan kedalaman 15 kilometer. Episenter gempa terletak pada koordinat 8,41 LS dan 121,39 BT, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT.