Komisi X Minta Demul Belajar dari NTT: Sekolah Jam 6 Pagi Picu Masalah Kesehatan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengkaji ulang kebijakan memajukan jam masuk sekolah menjadi pukul 06.00.
Ia meminta Demul untuk belajar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur yang pernah menerapkan kebijakan serupa pada 2023. Hasilnya kebijakan ini malah memicu masalah kesehatan pada siswa hingga akhirnya disetop.
“Pengalaman serupa pernah diterapkan di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana kebijakan masuk sekolah pukul 5 pagi, juga mendapat banyak kritik,” kata Lalu Hadrian saat dihubungi, Selasa (3/6).
“Evaluasi menunjukkan bahwa siswa mengalami gangguan kesehatan karena kurang tidur, meningkatnya risiko keselamatan saat perjalanan subuh hari, dan tidak adanya kajian akademik yang kuat sebagai dasar kebijakan,” katanya.
Lalu Hadrian mengingatkan saat itu Ombudsman RI menilai kebijakan Pemprov NTT terlalu tergesa-gesa dan tidak melalui kajian dan melibatkan partisipasi publik. Ia khawatir, Pemprov Jabar hanya akan mengulang kesalahan yang sama.
“Jika diterapkan di Jabar tanpa pendekatan berbasis data dan konteks lokal, risiko serupa bisa kembali terjadi,” kata dia.
Uji coba ini, menurutnya, juga harus melibatkan seluruh stakeholder. Baik dari infrastuktur transportasi umum perkotaan, jarak tempuh siswa dari rumah ke sekolah maupun kemampuan orang tua.
“Karena itu, sebelum kebijakan ini dijalankan, perlu ada uji coba terbatas yang melibatkan sekolah-sekolah yang benar-benar siap dari sisi infrastruktur, jarak tempuh siswa, dan dukungan orang tua,” tuturnya.
Ia mengingatkan Demul untuk meninjau kebijakan yang diambil dari sisi dampak psikologis dan kesehatan siswa. Tidak hanya dari sisi kedisiplinan saja.
“Kajian dampak terhadap psikologis, kesehatan, dan prestasi belajar siswa harus dijadikan dasar utama. Kebijakan pendidikan harus selalu mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak, bukan hanya dari sisi kedisiplinan, tapi juga dari sisi keselamatan, kenyamanan, dan efektivitas proses belajar,” tuturnya.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi lagi-lagi mengeluarkan wacana baru bagi seluruh siswa di Jawa Barat. Kali ini ia berencana menerapkan kebijakan masuk sekolah pukul 06.00 WIB.
Hal itu seiring keinginannya agar jadwal masuk sekolah di provinsi tersebut hanya sampai Jumat.
