Komisi X Sepakat Tambah Anggaran Kemendikti Rp 17,18 T: Mendikti Buat Sejarah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Komisi X DPR menyetujui usulan tambahan anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebesar Rp 17,18 triliun untuk tahun anggaran 2027.

Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).

Pagu indikatif Kemdiktisaintek tahun 2027 berada pada angka Rp 64,84 triliun. Sementara tambahan anggaran yang disetujui mencapai Rp 17,18 triliun untuk mendukung berbagai program prioritas.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan apresiasi kepada Komisi X DPR RI yang telah menyetujui usulan tambahan anggaran kementeriannya.

“Pertama-tama kami menyampaikan ucapan terima kasih atas disetujuinya usulan tambahan anggaran tahun anggaran 2027. Sehingga pagu indikatif tahun anggaran 2027 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sejumlah Rp 64.843.192.624.000,” kata Brian.

video from internal kumparan

Ia menjelaskan terdapat sejumlah perubahan dalam pagu indikatif tahun 2027. Salah satu yang menjadi perhatian adalah alokasi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPT).

“Yang pertama adalah pada Program Pendidikan Tinggi, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi atau BOPT untuk 325 ribu dialokasikan 650.000.000.000,” ujarnya.

Selain BOPT, Brian mengatakan terdapat pergeseran anggaran pada Sekretariat Jenderal sebesar Rp 150 miliar. Kemendiktisaintek juga mengalokasikan Rp 200 miliar untuk program pembinaan perguruan tinggi swasta (PTS) dan akselerasi PTS menuju world class university.

“Demikian juga pada Sekretariat Jenderal terdapat perubahan pagu indikatif tahun anggaran 2027 mendapat pergeseran 150.000.000.000. Selanjutnya juga kami perlu sampaikan pada program Dirjen Pendidikan Tinggi pada Program Pendidikan Tinggi yaitu program Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta dan akselerasi PTS menuju world class university sejumlah 200.000.000.000,” tutur Brian.

Menurut Brian, dukungan Komisi X DPR RI menjadi modal penting bagi kementeriannya untuk memperkuat layanan pendidikan tinggi dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Wamendiktisaintek Stella Christie menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Dalam rapat tersebut, dukungan terhadap tambahan anggaran Kemendiktisaintek datang dari seluruh fraksi di Komisi X DPR RI.

Anggota Komisi X dari Fraksi PDIP, Sofyan Tan, menyatakan pihaknya menyetujui baik pagu indikatif maupun usulan tambahan anggaran yang diajukan kementerian.

“Fraksi PDI Perjuangan setelah melalui pembahasan yang mendalam, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menyetujui pagu indikatif sebesar 64.883.192.624.000 dan menyetujui usulan tambahan sebesar 17.182.347.497.000,” kata Sofyan.

Sofyan secara khusus memberikan apresiasi terhadap kebijakan pemberian BOPT yang dinilainya menjadi terobosan baru bagi perguruan tinggi.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri. Bapak Menteri telah membuat sejarah. Inilah menteri pertama yang tidak ada dikotomi antara swasta dan negeri,” ujar Sofyan.

“Legasi yang Bapak buat, bantuan operasional perguruan tinggi ini merupakan pertama kali yang terjadi sehingga Bapak layak disebut menteri yang sayang sama perguruan tinggi swasta,” sambungnya.

Setelah mendengar pandangan fraksi-fraksi, Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menyampaikan keputusan rapat terkait tambahan anggaran Kemendiktisaintek.

“Komisi X DPR menyetujui tambahan anggaran Kemdiktisaintek sebesar Rp 17.182.347.497.000,” kata Lalu.