Komjen Rycko Amelza Jadi Kalemdiklat, Terakhir Lapor LHKPN 2014

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Jawa Tengah, Rycko Amelza Dahniel (tengah) saat konferensi pers pabrik pupuk palsu di Wonogiri, Kamis (27/2). Foto: Dok. Humas Polda Jawa Tengah
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Jawa Tengah, Rycko Amelza Dahniel (tengah) saat konferensi pers pabrik pupuk palsu di Wonogiri, Kamis (27/2). Foto: Dok. Humas Polda Jawa Tengah

Posisi Kalemdiklat Polri kini ditempati oleh Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Ia didapuk menempati posisi tersebut oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Rycko Amelza bukan orang baru di sektor pendidikan Polri. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Kapolda Sumut, Gubernur Akpol, Kapolda Jateng, hingga terakhir Kabaintelkam.

Rotasi jabatan tinggi di kepolisian itu tertuang dalam telegram dengan nomor ST/318/II/KEP/20121 yang diteken langsung oleh AS SDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudhi Hermawan. Sebelumnya, Rycko sempat menjabat sebagai Kabaintelkam Polri.

Berdasarkan situs KPK, Rycko terakhir melapor LHKPN dalam kapasitas sebagai Ketua STIK Polri pada 2014. Saat itu, total hartanya sebesar Rp 16.925.215.110.

Irjen Rycko Amleza (kanan) saat menghadiri pelepasan di Polda Jawa Tengah. Foto: Dok. Polda Jawa Tengah

Berikut rinciannya:

  • Tanah dan bangunan yakni 2 tanah dan bangunan serta 4 tanah di Jakarta selatan dengan nilai Rp 14.205.765.000.

  • Alat transportasi dan mesin yakni Kijang Innova 2012; Kijang Innova 2014; Hard Top 1981; dan Motor Honda 2010. Total nilainya: Rp 418.000.000

  • Harta bergerak lainnya: Rp 20.000.000

  • Giro dan Setara Kas: Rp 2.281.450.110