Komnas HAM Minta Andika Perkasa Komitmen Atasi Konflik Papua Tanpa Langgar HAM
·waktu baca 1 menit

Wakil Ketua Komnas HAM RI Amiruddin meminta kepada Jenderal Andika Perkasa untuk mendukung penyelesaian konflik di Papua tanpa melanggar HAM. Andika yang sudah mendapatkan persetujuan dari DPR RI untuk menjadi Panglima TNI juga diminta mendukung pengusutan pelanggaran-pelanggaran HAM berat di Papua.
"Panglima TNI yang baru perlu menunjukkan dukungan untuk upaya-upaya penyelidikan dan penyidikan peristiwa-peristiwa yang diduga melanggar HAM yang berat," kata Aminuddin dalam keterangannya, Sabtu (6/11).
Aminuddin mengatakan, komitmen Andika diperlukan agar dapat mengatasi konflik bersenjata di Papua tanpa menimbulkan permasalahan pelanggaran HAM. Mengingat situasi di Papua kerap memanas dengan aparat penegak hukum setempat.
"Agar ada komitmen untuk mengatasi konflik bersenjata di Papua tanpa menimbulkan permasalahan pelanggaran HAM," kata Aminuddin.
"Mengingat saat ini situasi di Papua yang memanas karena sering terjadinya kontak tembak terbuka antara aparat keamanan dengan kelompok-kelompok bersenjata. Serta ada tenggat waktu dari calon Panglima agar konflik tidak berlarut di Papua," pungkas dia.
Diketahui, Andika merupakan calon panglima TNI pengganti Jenderal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun. Andika merupakan calon tunggal yang diajukan oleh Presiden Jokowi. Dia saat ini sudah mendapatkan persetujuan dari Komisi I DPR RI usai menjalani Fit and Proper Test siang tadi.
