Komnas KIPI Ungkap 30 Orang Wafat Usai Divaksin: 27 Sinovac, 3 AstraZeneca

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
eVaksin Astrazeneca dan Sinovac. Foto: Reuters dan Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
eVaksin Astrazeneca dan Sinovac. Foto: Reuters dan Shutter Stock

Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Prof Hindra Irawan Satari mengungkap ada 30 orang wafat usai vaksinasi corona. Baik terkait vaksin Sinovac maupun AstraZeneca.

"Yang meninggal dari Sinovac 27 orang, AstraZeneca 3 orang," kata Prof Hindra dalam rapat dengan Komisi IX DPR. Kamis (20/5).

Untuk Sinovac, Hindra menjelaskan, 27 kasus tersebut terkait beberapa penyakit. Terbanyak terkait penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berikut data yang disampaikan Hindra terkait Sinovac:

  • 10 orang karena terinfeksi COVID-19

  • 14 orang karena penyakit jantung dan pembuluh darah

  • 1 orang karena gangguan fungsi ginjal secara mendadak

  • 2 orang diabetes melitus, dan hipertensi yang tidak terkontrol.

Sementara untuk kasus AstraZeneca, yakni pemuda 22 tahun asal Buaran, Jakarta Timur, lansia 60 tahun, dan pria asal Ambon berusia 45 tahun.

"Kenapa kami bisa membuat diagnosis itu, karena datanya lengkap, diperiksa, dirawat, dirontgen, di CT-Scan, di-lab, jadi dapat diagnosisnya, jadi semuanya tertangani," tutup Hindra.