Kondisi 2 WNI Korban Luka Kebakaran Apartemen Hong Kong: 1 Keluar RS, 1 Stabil

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi pada hari Rabu di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo
zoom-in-whitePerbesar
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi pada hari Rabu di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo

Empat WNI turut menjadi korban kebakaran di kawasan apartemen di Hong Kong. Dua di antaranya tewas, dan 2 lainnya terluka.

Jubir Kemlu RI, I Yvonne Mewengkang, mengatakan dari 2 WNI yang luka dan sempat dilarikan ke rumah sakit, satu di antaranya telah diperbolehkan pulang. WNI tersebut kini berada di kediaman pemberi kerja (majikan).

"Dari 2 orang yang dirawat, as of kemarin satu orang sudah keluar dari RS dan saat ini tinggal di kediaman kerabat pemberi kerja (majikan). Sementara satu lainnya, sudah dalam kondisi stabil dan tinggal menunggu discharge," kata Yvonne dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11).

Warga beristirahat di dekat lokasi kebakaran yang terjadi pada hari Rabu di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo

Yvonne menyebut sejauh ini belum ada WNI lainnya yang turut menjadi korban kebakaran.

"Belum ada konfirmasi lagi mengenai adanya PMI-WNI yang meninggal atau terluka, masih tetap 2 PMI meninggal dan 2 PMI luka," jelasnya.

"Saat ini Konjen RI HK dan sejumlah besar Satgas Pelindungan WNI KJRI kembali menuju lokasi kebakaran untuk mengunjungi warga kita yang tinggal di beberapa shelter di dekat lokasi kejadian. Satgas juga bawa bantuan makanan, minum dan barang-barang yang dibutuhkan, tidak hanya oleh warga kita tapi juga bagi mereka yang terdampak," tambahnya.

Yvonne melanjutkan, "⁠⁠KJRI terus lakukan koordinasi intensif dengan perwakilan terkait pemerintah HK, LSM, ormas PMI dan diaspora Indonesia lainnya."

94 Orang Tewas

Petugas pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan api yang melahap perancah bambu di beberapa gedung di perumahan Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11/2025). Foto: Tyrone Siu/REUTERS

Pihak berwenang Hong Kong menyebut jumlah terkini korban tewas mencapai 94 orang.

Kompleks apartemen itu memiliki 8 blok dengan 2 ribu unit apartemen dan dihuni lebih dari 4.600 warga. Saat kebakaran terjadi, 7 dari 8 blok itu sedang dalam pemeliharaan/renovasi dengan menggunakan perancah/stager bambu dan jaring berwarna hijau.

Laporan kantor berita AFP, Jumat (28/11), api hampir sepenuhnya padam, dan tim penyelamat menyisir gedung untuk mencari puluhan orang yang masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, 76 orang dilaporkan terluka, termasuk 11 petugas pemadam kebakaran. Banyak orang masih hilang meskipun jumlah pastinya belum diperbarui sejak Kamis pagi.