Kondisi Kesehatan Aung San Suu Kyi Memburuk
·waktu baca 2 menit

Kondisi kesehatan mantan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, dilaporkan memburuk. Putra Aung San Suu Kyi, Kim Aris, mengatakan penyakit jantung yang diderita ibunya semakin parah dan membutuhkan perawatan medis segera.
"Tanpa pemeriksaan medis yang tepat, mustahil untuk mengetahui kondisi jantungnya. Saya sangat khawatir. Tidak ada cara untuk memastikan apakah dia masih hidup," kata Aris saat diwawancarai Reuters, Jumat (5/9).
Aris mengatakan, ibunya telah meminta untuk bertemu dengan dokter jantung sekitar sebulan lalu. Namun, dia tidak bisa memastikan apakah permintaan ibunya itu dikabulkan oleh pihak pengadilan.
Aris juga mengatakan, ibunya itu mengalami masalah tulang dan gusi. Kemungkinan kondisi itu diakibatkan cedera yang dialaminya saat gempa bumi mengguncang pada Maret lalu. Dalam tayangan video di Facebook, dia meminta agar ibunya dan semua tahanan politik di Myanmar dapat dibebaskan.
Juru bicara pemerintahan sementara Myanmar yang didukung militer tidak menjawab saat dihubungi. Kementerian Informasi Myanmar juga tidak merespons permintaan konfirmasi.
Kekuasaan Aung San Suu Kyi digulingkan oleh kudeta militer. Sejak saat itu, dia ditahan di tahanan militer.
Aung San Suu Kyi dijatuhi hukuman 27 tahun penjara atas berbagai pelanggaran, di antaranya penghasutan, korupsi, dan kecurangan pemilu. Namun, dia membantah semua tuduhan itu.
Penampilan publik terakhir Aung San Suu Kyi adalah pada Mei 2021 di pengadilan. Foto-fotonya yang terlihat duduk tegak di kursi terdakwa ditayangkan oleh televisi pemerintah.
