Kondisi Mahasiswi Yogya Disiram Air Keras Kian Parah: Mata Belum Bisa Terbuka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Potret Natasya Hutagalung (21), mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta yang jadi korban penyiraman air keras yang diotaki mantan pacar. Foto: Dok. Keluarga
zoom-in-whitePerbesar
Potret Natasya Hutagalung (21), mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta yang jadi korban penyiraman air keras yang diotaki mantan pacar. Foto: Dok. Keluarga

Tarida Hutagalung, tante dari Natasya Hutagalung, mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta korban air keras angkat bicara soal kondisi ponakannya.

Natasya disiram air keras oleh orang suruhan Belly Villsen (25) mahasiswa S2 Fakultas Hukum Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) yang merupakan mantan pacar Natasya.

Mahasiswi asal Ketapang yang menjadi korban penyiraman air keras di Yogyakarta. Foto: Instagram @ketapangupdate | Hi Pontianak

"Banyaknya air keras yang tumpah ke muka Natasya yang kami panggil Tasya itu membuat kedua matanya khususnya apalagi yang sebelah kiri sampai saat ini belum bisa untuk dibuka," kata Tarida melalui sambungan telepon dengan awak media, Jumat (27/12).

"Kalau mata sebelah kanan bisa dibuka tapi hanya sebentar setelah itu tidak bisa lagi, karena memang masih sangat-sangat perih. Jadi kondisi anak kami pada saat ini masih tahap perawatan dan masih memprihatinkan bang. Oleh karena banyaknya air keras itu yang tepat mengenai muka dari anak kami ini," bebernya.

Potret Natasya Hutagalung (21), mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta yang jadi korban penyiraman air keras yang diotaki mantan pacar. Foto: Dok. Keluarga

Tarida mengatakan tak menyangka adanya peristiwa malam Natal itu. Terlebih saat itu Natasya sedang bersiap hendak beribadah ke Gereja.

"Kami juga keluarga tidak menyangka bahwasanya si pelaku ini adalah teman yang pernah dekat dengan anak kami ini, yang mana pelaku ini dari daerah kami sini juga," jelasnya.

Saat Tasya sudah dalam keadaan sadar. Hanya saja dia mengalami trauma yang berat.

"Kondisinya saat ini sudah sadar tapi anak kami ini mengalami trauma dan mengalami rasa takut jadi oleh karena itu kami makanya dari pihak keluarga belum mengizinkan pihak luar untuk berkomunikasi terlalu banyak dengan anak kami ini. Karena oleh karena kejadian itu dia merasakan ketakutan," katanya.

Potret Natasya Hutagalung (21), mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta yang jadi korban penyiraman air keras yang diotaki mantan pacar. Foto: Dok. Keluarga