Kondisi Membaik, Bima Arya Boleh Pulang dan Isolasi Mandiri

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam diskusi “Evaluasi Publik dan Isu-isu Nasional Dalam 100 Hari Jokowi-Amin” di Senayan, Jakarta, Minggu (16/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam diskusi “Evaluasi Publik dan Isu-isu Nasional Dalam 100 Hari Jokowi-Amin” di Senayan, Jakarta, Minggu (16/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Kondisi Wali Kota Bogor, Bima Arya, yang dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Bogor karena virus corona semakin membaik. Setelah menjalani perawatan selama 22 hari, Bima Arya sudah diperbolehkan pulang.

Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, mengatakan Bima Arya telah dinyatakan sehat secara klinis. Tim dokter pun memperbolehkan Bima Arya menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Memang signifikan sekali hasilnya (terus membaik). Isolasi di rumah bisa lebih baik karena lebih rileks, sehingga dapat membantu percepatan recovery," kata Ilham dalam keterangannya, Sabtu (11/4).

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto meninjau ketersediaan masker di apotek. Foto: Dok. kotabogor.go.id

Selama di rumah, Bima Arya harus mengikuti prosedur isolasi mandiri, yaitu dengan berada di rumah, memakai masker, mencuci tangan, istirahat cukup, dan makan makanan bergizi.

"Pak Wali sudah tidak perlu lagi didampingi perawat, hanya isolasi mandiri seperti yang lain. Obat sudah dibekali dan harus minum sesuai aturan. Isolasi mandiri artinya beliau harus berada di kamar khusus, kemudian harus selalu memakai masker, harus rajin mencuci tangan, istirahat cukup, rileks dan makan makanan bergizi tinggi,” jelasnya.

Bima Arya mengaku bersyukur kondisinya sudah jauh lebih baik. Saat ini, ia sedang menunggu hasil tes swab.

"Alhamdulillah, setelah 22 hari dirawat di RSUD, hari ini tim dokter RSUD membolehkan saya dan salah satu ASN yang dirawat untuk pulang dan melanjutkan isolasi secara mandiri di rumah sambil menunggu hasil swab,” ujar Bima.

Ridwan Kamil jenguk Bima Arya di Bogor. Foto: Dok. Pemprov Jabar

"Saya kehabisan kata-kata untuk berterima kasih kepada seluruh tim medis dan non medis di RSUD yang dengan super sabar dan ekstra berani telah merawat kami. Walau tatapan mata terhalang APD, namun ketulusan terasa sampai jiwa. Terimakasih semua dan sehat selalu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bima Arya mengajak warga Kota Bogor untuk mengikuti arahan pemerintah, baik physical distancing maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus corona. Sebab penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan di mana saja.

kumparan post embed

“Satu hal yang jelas walaupun banyak ketidakpastian, yang pasti virus ini bisa mengenai siapa saja, apapun jabatannya, apapun agamanya, dimanapun tinggalnya, berapapun gajinya, semua bisa terkena dengan cara yang kita tidak tahu. Jadi yang paling penting kita harus menjaga diri, membatasi, jadi diam di rumah itu hal yang paling betul. Mentaati imbauan pemerintah untuk PSBB itu hal yang tidak ada lagi pilihan. Jadi walaupun terpaksa harus keluar rumah, ya harus pakai masker,” jelasnya.

“Poin kedua, saya merasa bahwa gejala klinisnya alhamdulillah tidak berat. Mungkin karena pola hidup sehat yang selama ini saya jalankan, olahraga teratur, makan makanan teratur, istirahat cukup, dan lain-lain,” pungkasnya.

==========

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!