Kondisi Pria Obesitas di Surabaya yang Dievakuasi Damkar: Jantung Bengkak-Hernia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya mengevakuasi M. Sarif (23 tahun), pria berbobot kurang lebih 400 kg dari kamar kosnya di Jalan Brawijaya Kedurus, Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Foto: DPKP Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya mengevakuasi M. Sarif (23 tahun), pria berbobot kurang lebih 400 kg dari kamar kosnya di Jalan Brawijaya Kedurus, Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Foto: DPKP Surabaya

M Sarif (23 tahun), pria obesitas berbobot 150 kg, yang sebelumnya ditulis 400 kg, dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya, Rabu (6/8).

Ia dievakuasi dari kosnya di gang selebar 80 cm di Jalan Brawijaya Gang Kedurus, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, ke RS Soewandhie Surabaya karena mengalami sesak napas.

Ibu Sarif, Turiyah, mengatakan dalam dua bulan terakhir ini, putranya mengeluh demam hingga sesak napas.

Kondisinya pun semakin parah hingga Sarif diduga mengalami hernia yang membuat berat badannya naik.

"Dua bulan itu. Ya, dua bulan panas sama batuk, terus sesak itu. Ya, hernia," kata Turiyah saat ditemui, Kamis (7/8).

Turiyah (57), ibu pria obesitas di Surabaya bernama M Sarif, di Jalan Brawijaya Kedurus 1 No.54, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Kamis (7/8/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Setelah dibawa ke RS Soewandhie Surabaya, kata Turiyah, Sarif diketahui mengalami pembengkakan pada jantungnya.

"Ya tadi udah ditangani sama dokter, jantungnya bengkak," ucap Turiyah.

Saat ini, Sarif masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Soewandhie Surabaya.

Sesak napas Sarif saat ini mulai berkurang setelah diberikan bantuan oksigen.

"Masih (sesak napas), tapi tadi agak ringan. Tadi jam 12 [siang] kan mulai ditangani sama dokter, tapi napasnya itu agak ringan maksudnya. Kan, dikasih napas dari hidung itu," ungkapnya.

"Belum dikasih makan dari kemarin, enggak boleh sama dokternya. Nanti dia itu biar perutnya bisa kecil gitu. Terlalu gemuk," imbuhnya.