Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
ADVERTISEMENT
Densus 88 menggeledah rumah Nofal Agus Syahroni, anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi pimpinan Abu Zee. Nofal menempati rumah kontrakan di Kampung Rawakalong, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan, rumah kontrakan bercat biru putih itu sudah dipasang garis polisi. Rumah itu sudah tampak sepi dan tak berpenghuni. Gorden rumah itu memang sedikit terbuka, tapi tak terlihat apa pun dari luar.
"Hari ini memang betul ada penggeledahan dari Densus 88 yaitu tepatnya di RT 02/04 Karang Satria, di sini tempat kontrakannya yang sekarang sudah diamankan yang punya kontrakan. Di sini menurut keterangan dari warga dari Pak RT, bahwa tinggal di sini baru dua bulan," kata Kapolsek Tambun Kompol Siswo usai penggeledahan, Minggu (13/10).
Siswo menambahkan pekerjaan Nofal tidak jelas. Menurut keterangan warga sekitar Nofal kerap pulang malam.
"Kerjaan memang tidak jelas kadang membawa Grab (ojek online) tetapi kadang juga dia pulang malam. Itu menurut keterangan dari warga sini," kata Siswo.
ADVERTISEMENT
Siswo mengatakan Nofal tinggal bersama istri dan anaknya. Namun saat penggeledahan rumah Nofal tidak berpenghuni.
Dalam penggeledahan yang dilakukan siang tadi, Densus mengamankan sejumlah barang bukti seperti buku, gunting, kabel dan paku.
"Lanjut barang bukti sudah dibawa Densus 88 dan barang bukti itu sudah diamankan," kata Siswo.
Polisi terus memburu anggota teroris JAD Bekasi pimpinan Abu Zee. Jaringan ini merupakan jaringan Syahrial Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana, pelaku penyerangan Menkopolhukam Wiranto.
Setelah peristiwa penyerangan itu, polisi terus menangkap anggota jaringan lainnya. Sebelumnya polisi menangkap jaringan JAD Bekasi di Cengkareng dan Bali. Sedangkan Abu Zee sudah ditangkap pada 23 September 2019.