Kondisi Syekh Ali Jaber Sebelum Wafat: Negatif COVID-19, Masih Pakai Ventilator

14 Januari 2021 10:43 WIB
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Syekh Ali Jaber. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Syekh Ali Jaber. Foto: kumparan
ADVERTISEMENT
Syekh Ali Jaber meninggal dunia di RS Yarsi pagi ini pukul 08.30 WIB. Sempat dirawat karena COVID-19, ulama yang dikenal sebagai penghafal Al-Quran itu wafat dalam kondisi negatif COVID-19.
ADVERTISEMENT
"Beliau wafat dalam keadaan negatif COVID-19," kata Ustaz Yusuf Mansur di akun Instagramnya, Kamis (14/1).
Kepada kumparan, UYM-pun menceritakan kondisi Syekh Ali Jaber sebelum wafat. Katanya, masih dipasang ventilator selama 16 hari berturut-turut.
"Dari beberapa hari sebelumnya saya sudah nanya-nanya terus, kalau pakai ventilatornya kelamaan kok kelihatannya masalah ya. Sudah 16 hari nih sampai semalam tektok sama Ustaz Iskandar dari Yayasan Syekh Ali Jaber," kata dia melalui sambungan telepon.
Pada Rabu (13/1) UYM menyebut kondisi Syekh Ali Jaber sudah kritis. Denyut nadinya sudah tidak normal.
"Kemudian jam 23.00 kritis kemudian mau dipasang alat jantung denyut nadinya 190 per menit padahal normalnya 60 per menit. Yah kami sudah menduga kalau enggak ada keajaiban sudah tinggal nunggu waktu," tutur dia.
ADVERTISEMENT
Melihat kondisi Syekh Ali Jaber yang terus menurun, UYM mengirimkan kabar tersebut kepada sesama ulama. Memohon doa agar Syekh Ali Jaber bisa melewati masa kritis.
"Akhirnya saya share tuh minta doa doa ke berbagai komunitas ustaz ustazah ulama, alim ulama, para habib, teman pesantren, gus gus se-Indonesia. Alhamdulillah pada doain tapi Allah lebih mencintai Syekh Ali, Allah bener-bener bersihin beliau dengan jalan koma, bersih dah tuh beliau," urainya.
"Bener-bener nggak bisa ngapa-ngapain diventilator," tambah dia.
UYM kemudian menyebut Syekh Ali kini sudah mendapat terbaik di sisi Allah.
"Selesai sudah tugas Syekh Ali untuk mendapatkan surga di alam kuburnya sebelum nanti dapat surga yang benernya bersama Rasulullah dan keluarganya termasuk keturunan-keturunannya yang membersamainya," tutup dia.
ADVERTISEMENT