Kondisi Underpass Mampang dan Jalan Tendean yang Sempat Terendam Banjir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sempat banjir pada Minggu (8/3) pagi, Underpass Mampang di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, telah surut dari banjir dan dapat dilintasi oleh pengguna jalan, pada Senin (9/3) pagi. Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sempat banjir pada Minggu (8/3) pagi, Underpass Mampang di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, telah surut dari banjir dan dapat dilintasi oleh pengguna jalan, pada Senin (9/3) pagi. Foto: Nauval Pratama/kumparan

Underpass Mampang kini sudah bisa dilalui, Senin (9/3). Kendaraan sudah bisa melintas seperti kondisi normal.

Ini berbeda dengan kondisi kemarin. Underpass Mampang sempat terendam banjir setinggi hingga 60 cm. Tak ada kendaraan yang bisa melintas termasuk bus Transjakarta. Bahkan ada 2 mobil yang terjebak di tengah underpass karena maju-mundur tak bisa imbas kepungan banjir.

Sempat banjir pada Minggu (8/3) pagi, Underpass Mampang di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, telah surut dari banjir dan dapat dilintasi oleh pengguna jalan, pada Senin (9/3) pagi. Foto: Nauval Pratama/kumparan

Pantauan kumparan, di lokasi pada pukul 08.30 WIB, pengendara motor maupun mobil sudah bisa melewati kedua ruas jalan di underpass, baik dari arah Warung Buncit ke Kuningan, maupun sebaliknya.

Arus lalu lintas saat itu cenderung ramai lancar di kedua arahnya. Tidak ada penumpukan kendaraan berarti baik dari arah Kuningan maupun dari arah Warung Buncit.

Jalan Tendean

Pengendara melintasi Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, sudah dapat dilewati pada Senin (9/3) pagi, usai banjir setinggi sekitar 30 cm sempat menggenang di wilayah ini, Minggu (8/3). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Hal serupa juga terjadi di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Jalan Tendean sempat terendam banjir setinggi 30 cm, kemarin.

Pantauan kumparan di lokasi pada pukul 07.40 WIB, kedua ruas jalan dari arah Blok M menuju Pancoran, maupun dari arah sebaliknya sudah dapat dilewati oleh pengendara.

Meski demikian, masih terdapat sisa genangan air, seperti lumpur dan kubangan di beberapa titik.