KONI Jateng Akan Evaluasi Cabor Selam Laut Buntut Tewasnya Atlet Asal Jepara

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atlet selam asal Kabupaten, Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal dunia saat mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII di Semarang. Foto: Pemkab Jepara
zoom-in-whitePerbesar
Atlet selam asal Kabupaten, Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal dunia saat mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII di Semarang. Foto: Pemkab Jepara

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah akan melakukan evaluasi usai insiden yang menewaskan atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja.

Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan evaluasi tersebut mencakup kesiapan perlengkapan keselamatan, pola pengawasan atlet, hingga penambahan jumlah tim penyelamat selama pertandingan berlangsung.

"Tim penyelamatannya kita tambah lagi dari Polairud, kita tambahkan kekuatan," ujar Sujarwanto, Minggu (25/10) malam.

Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam Kabupaten Jepara Foto: KONI Jateng

Pihaknya juga akan lebih memperhatikan kesehatan para atlet sebelum bertanding untuk mengantisipasi adanya atlet yang kelelahan di tengah pertandingan.

"Tapi yang ditanya tentu kesehatan fisiknya dan juga bagaimana kesiapan dia untuk menghadapi pertandingan itu," jelas dia.

Kena Sengat Ubur-Ubur

Sebab, selain Syabilla, ada dua atlet lain yang mengalami kelelahan saat berlaga di selam putri. Satu atlet bahkan terluka karena terkena sengatan ubur-ubur.

"Jadi tadi juga yang kelelahan ada dua lagi. Satu yang kelelahan itu dari Kota Magelang itu kena ubur-ubur dua kali dan ubur-uburnya gede banget dan akhirnya dirawat juga di rumah sakit yang sana. Kemudian yang satu lagi kontingen kita dari Cilacap. Itu juga sudah sampai finish tapi kelelahan," kataSujarwanto.

KONI Jateng menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban Syabilla dan masyarakat Kabupaten Jepara.

Ia memuji Syabilla sebagai atlet berbakat yang memiliki potensi besar dalam olahraga selam.

"Memang Syabilla adalah atlet yang sangat berprestasi. Hari sebelumnya dia bertanding di nomor selam kolam. Di selam kolam berhasil meraih kedua emas. Dan selesai itu masih berlatih keras untuk selam laut dan kemudian tandingnya tadi pagi," kata Sujarwanto.

Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam Kabupaten Jepara sekaligus mahasiswi F. Psikologi UGM 2023. Foto: Fakultas Psikologi UGM

Meninggal di Porprov Semarang

Diberitakan sebelumnya, atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal dunia setelah sempat tenggelam di tengah lomba selam laut dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII di Semarang pada Minggu (25/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kabar kematian Syabilla dibenarkan oleh Pemkab Jepara. Melalui akun Instagram-nya, Pemkab Jepara menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Syabilla.

Syabilla Rizkia Putri Raharja merupakan atlet renang Jepara peraih dua medali emas pada ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026 Semarang Raya, nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri.

Kontingen Porprov Jawa Tengah 2026 dari Kabupaten Jepara saat pembukaan pesta olahraga itu di Semarang, Minggu (25/10/2025), menggelar spanduk ucapan bela sungkawa atas meninggalnya atlet selam Syabilla Rizkia Putri Raharja. Foto: I.C. Senjaya/ANTARA

Mahasiswi Fakultas Psikologi UGM

Selain berprestasi di dunia olahraga, Syabilla juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023.

Almarhum telah mengenal olahraga renang sejak duduk di bangku sekolah dasar dan aktif mengikuti kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang UGM.

"Segenap Keluarga Besar Fakultas Psikologi UGM turut berduka cita atas berpulangnya Syabilla Rizkia Putri Raharja, mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Angkatan 2023 dan Atlet Renang UGM," tulis Fakultas Psikologi UGM di akun Instagramnya.

"Semoga Allah menerima amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di surga-Nya. Aamiin," pungkasnya.