Konjen RI Istanbul Dampingi WNI yang Bebas dari Israel: Ada Ditendang, Disetrum

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjuk rasa membentangkan poster dalam aksi solidaritas untuk jurnalis dan aktivis GSF 2.0 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026).  Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjuk rasa membentangkan poster dalam aksi solidaritas untuk jurnalis dan aktivis GSF 2.0 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO

Sembilan orang WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) telah mendapat pendampingan dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Istanbul. Mereka mengaku mengalami kekerasan fisik selama masa penahanan Israel.

"Kami Konjen Republik Indonesia di Istanbul, alhamdulilah kami bersama 9 saudara kita yang tergabung dalam misi GSF telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat. Walaupun mereka ada yang mengalami kekerasan fisik, ditendang, dipukul disetrum," kata Konsul Jenderal RI Istanbul, Darianto Harsono, lewat unggahan Menlu RI Sugiono, di akun instagram resminya, Jumat (22/5).

instagram embed

Saat ini, Konjen RI fokus untuk memulangkan para WNI tersebut. Dalam video yang dibagikan, nampak pula kesembilan WNI itu di belakang sang konsuler.

Termasuk 2 jurnalis Republika, Thoudy Badai dan Bambang Noroyono.

"Nanti kami akan atur kepulangan saudara-saudara kita ke Tanah Air, dalam kesempatan pertama, terima kasih," tutup Darianto.