Konvoi Moge Kembali Lewati Jalur Puncak, Kali Ini Disetop dan Rapid Test Antigen

kumparanNEWSverified-green

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas memeriksa hasil rapid test antigen pengendara motor gede (moge) yang masuk Puncak, Bogor.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memeriksa hasil rapid test antigen pengendara motor gede (moge) yang masuk Puncak, Bogor. Foto: Dok. Istimewa

Konvoi motor gede (moge) kembali melintasi Gadog menuju Puncak, Bogor, pada Sabtu (13/2). Namun tak seperti Jumat (12/2), kali ini konvoi moge yang terdiri dari 4 motor itu diberhentikan Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, untuk dicek kelengkapan surat hasil rapid test antigen.

Diketahui, untuk bisa melaju ke Puncak, Bogor, syarat yang harus dipenuhi warga adalah hasil rapid test antigen negatif corona. Hal ini untuk mencegah penularan terjadi di lokasi wisata.

"Tadi katanya mereka ke kediaman mereka di atas. Saya bilang wajib apabila naik ke atas wajib memiliki rapid antigen," kata Kasatlantas Polres Bogor Iptu Dicky Pranata di lokasi penyekatan rapid test antigen di Gadog.

Petugas memeriksa hasil rapid test antigen pengendara motor gede (moge) yang masuk Puncak, Bogor. Foto: Dok. Istimewa

Rombongan moge tersebut saat disetop tak bisa menunjukkan surat rapid test antigen. Keempat penunggang moge tersebut kemudian diarahkan untuk melakukan rapid test antigen di lokasi.

"Jadi mereka bersedia ke lokasi rapid test antigen meluangkan waktu untuk pengecekan, hasilnya negatif semua dan melanjutkan perjalanan," jelas Dicky.

Petugas memeriksa hasil rapid test antigen pengendara motor gede (moge) yang masuk Puncak, Bogor. Foto: Dok. Istimewa

Dicky mengatakan, kegiatan pemeriksaan surat dan rapid test antigen gratis ini selama PPKM berjalan. Akan tetap, dilaksanakan secara mobile alias patroli ke tempat wisata.

Sebelumnya, pada Jumat (12/2), ramai konvoi moge yang menuju ke Puncak tak diberhentikan oleh petugas. Mereka pun tak ditanyakan soal surat rapid test antigen. Kini pandangan serupa tak terlihat, para penunggang moge diberhentikan oleh petugas.