Konvoi Pengantar Jenazah di Luwu Rusuh: Rusak Kantor Desa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kantor Desa dan Rumah diserang rombongan pengantar jenazah di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kantor Desa dan Rumah diserang rombongan pengantar jenazah di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Kantor Desa Padang Kalua, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilaporkan rusak karena diserang oleh rombongan pengantar jenazah. Peristiwa itu terjadi pada Selasa malam (15/2).

Tak hanya fasilitas pemerintahan itu, tiga rumah warga juga rusak parah. Kaca jendela pecah akibat dilempari batu dari pengantar jenazah yang sempat melintas di daerah tersebut.

Kantor Desa dan Rumah diserang rombongan pengantar jenazah di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Kapolsek Lamasi, Iptu Dani, mengatakan kasus penyerangan kantor desa dan rumah warga tengah dalam penyelidikan kepolisian.

"Iya, kami telah menerima laporan terkait peristiwa penyerangan tersebut," kata Dani kepada wartawan, Rabu (16/5).

Ia menjelaskan, peristiwa ini sebenarnya telah diantisipasi sebelumnya. Anggota telah melakukan patroli di daerah itu setelah mendapatkan informasi akan adanya jenazah dari Papua ke Lamasi Timur.

Kantor Desa dan Rumah diserang rombongan pengantar jenazah di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Istimewa

"Kami telah antisipasi, tapi ternyata tetap terjadi dan kejadian itu begitu cepat," sebutnya.

Akibat peristiwa tersebut, kantor desa dan rumah warga mengalami kerusakan berupa kaca jendela pecah. Terdapat juga, warga yang terluka lantaran terkena serpihan kaca dari lemparan batu.

Kantor Desa dan Rumah diserang rombongan pengantar jenazah di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Istimewa

"Kami masih mencari pelakunya. Semoga cepat tertangkap. Beberapa saksi telah diperiksa dan juga rekaman CCTV di lokasi telah diamankan," ujar dia.