Kopda Muslimin Sempat Bawa Kabur Motor Selingkuhannya Usai Ditolak Hidup Bersama

29 Juli 2022 17:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kopral Dua (Kopda) Muslimin, prajurit TNI yang diduga terlibat penembakannya istrinya sendiri di Kota Semarang. Foto: Kodam IV Diponegoro
zoom-in-whitePerbesar
Kopral Dua (Kopda) Muslimin, prajurit TNI yang diduga terlibat penembakannya istrinya sendiri di Kota Semarang. Foto: Kodam IV Diponegoro
ADVERTISEMENT
Kematian Kopda Muslimin masih menguak sejumlah fakta baru. Teranyar, terungkap soal motor siapa yang ia gunakan saat kabur dan mengunjungi rumah orang tuanya di Kelurahan Trompon, Kendal, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
Rupanya motor itu milik pacar Muslimin. Dia membawa kabur motor wanita berinsial W itu dan meninggalkan selingkuhannya sendiri di Kabupaten Wonosobo.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan, mengatakan sehari usai penembakan terhadap istrinya, atau Selasa 19 Juli 2022 Muslimin sempat bertemu dengan kekasihnya.
"Saat kabur itu kan endingnya menemui pacarnya, ketika bersama pacarnya ada waktu itu untuk mencari baju, beli baju, nomor kartu perdana baru untuk mereka berdua. Lalu mereka pergi ke Wonosobo," ujar Donny di Polrestabes Semarang, Jumat (29/7).
Ayah 3 anak itu pun sempat mengajak pacarnya untuk tinggal bersamanya di Wonosobo seperti apa yang mereka impikan. Namun, hati Muslimin hancur ketika wanita yang ia cintai justru menolak ajakannya karena mengetahui jika Muslimin terlibat dalam penembakan itu.
ADVERTISEMENT
"Cuma pada akhirnya terungkap Muslimin sempat menceritakan bahwa dia sudah menyuruh orang untuk membunuh istrinya dengan cara menembak. Lalu, pacar Muslimin akhirnya menghindar dan menolak (hidup bersama). Jadi kabur, ditolak, lalu ditinggal dan membawa kabur motor," jelas dia.
Suasana rumah orang tua Kopda Muslimin di Kendal. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Ia juga menjelaskan, selingkuhan Muslimin tidak mengetahui rencana prajurit TNI itu untuk menghabisi istrinya sendiri.
"Sejauh ini hasil pemeriksan tidak tahu (rencana pembunuhan)," imbuh dia.
Dalam pelariannya itu, Muslimin sempat berpindah-pindah tempat untuk menghilangkan jejak.
"Masih di Jawa Tengah (kabur) ke Wonosobo, Banyumas, Bandungan. Masih di sekitar situ," kata Donny.
Kopda Muslimin merupakan dalang dibalik penembakan istrinya sendiri Rina Wulandari (34). Muslimin memerintahkan 4 pembunuh bayaran untuk membunuh Rina demi wanita lain.
ADVERTISEMENT
Korban sendiri menerima dua luka tembak di bagian perut sebelah kiri. Bahkan, satu proyektil peluru sempat bersarang di perut korban.
Setelah buron selama beberapa hari, Kopda Muslimin akhirnya ditemukan tewas di rumah orang tuanya. Ia diduga menenggak racun, Kamis (28/7) pagi kemarin.