Korban dan Kolega Indra Kenz Ribut di Depan PN Tangerang

28 Oktober 2022 17:46
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Para korban Indra Kenz terlibat cekcok dengan para pendukung Indra Kenz di PN Tangerang, Jumat (28/10).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Para korban Indra Kenz terlibat cekcok dengan para pendukung Indra Kenz di PN Tangerang, Jumat (28/10). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Para korban Indra Kenz atau Indra Kesuma terlibat cekcok dengan kolega Indra Kenz, salah satunya Paris Fernandes. Paris Fernandes merupakan Youtuber yang terkenal dengan istilah "Salam dari Binjai,".
ADVERTISEMENT
Cekcok itu terjadi di halaman Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang. Usai Majelis Hakim Rahman Rajagukguk memutuskan sidang vonis Indra Kenz ditunda.
Perkelahian hingga hampir terjadi baku hantam antara dua kubu ini bermula setelah para korban menduga mereka dijadikan konten YouTube.
"Kami tidak terima! Ke sini kamu Salam Dari Binjai [memanggil Paris Fernandes]! Kami bukan bahan konten, kami ini korban!," kata salah seorang korban Indra Kenz, Jumat (28/10).
Bukan hanya itu, para korban juga kesal setelah para pendukung Indra Kenz membawa spanduk dukungan untuk terdakwa kasus penipuan itu.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Putusan Indra Kenz Ditunda
Sidang putusan terdakwa Indra Kenz atau Indra Kesuma atas kasus investasi bodong Binary Option (Binomo) di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, ditunda, Jumat (28/10).
Indra Kenz atau Indra Kesuma menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, Jumat, (28/10).   Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Indra Kenz atau Indra Kesuma menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, Jumat, (28/10). Foto: Dok. kumparan
Hakim Rahman Rajagukguk yang hadir di ruang sidang mengatakan, majelis hakim belum selesai bermusyawarah. Sehingga putusan belum bisa dibacakan.
ADVERTISEMENT
"Sidang ditunda. Saya, Majelis Hakim meminta agar semua pihak memaklumi," katanya di ruang sidang utama.
Lanjut dia, sidang ditunda lantaran masih banyak yang harus dimusyawarahkan lantaran kasus ini cukup pelik.
"Masih ada yang harus dimusyawarahkan makanya ditunda dan akan kembali digelar pada 14 November 2022," ujarnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020