kumparan
30 April 2018 15:55

Korban Duga Intimidasi di CFD Dirancang Aktor Intelektual

Stedi korban intimidasi di CFD
Stedi korban intimidasi di CFD (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Seorang massa #DiaSibukKerja yang merasa diintimidasi dalam acara Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu (29/4) melapor ke Polda Metro Jaya. Korban bernama Stedi Repki Watung melaporkan intimidasi yang diterimanya karena menduga itu digerakkan seorang aktor intelektual.
ADVERTISEMENT
Kuasa hukum Stedi, Bambang Sri Pujo, menyebutkan intimidasi untuk kelompok yang mengkampanyekan #DiaSibukKerja adalah kejadian terorganisir. "Saya yakin ada yang bermain dalam aksi di CFD. Mereka adalah caleg-caleg yang gagal," tuding Sri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/4).
Sri mengatakan intimidasi itu tidak berlangsung spontan. Kejadian itu dianggap berlangsung masif karena ada oknum yang menggerakkan massa lawan. "Diduga elite politik sebagai otak dari aksi ini," ucap Stedi.
Relawan Jokowi di CFD
Relawan Jokowi di CFD (Foto: Raga Imam/kumparan)
Untuk mengungkap dalang dari intimidasi tersebut, Sri berharap adanya tindakan cepat dari polisi. Dia meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian ikut memantau perkembangan laporan kliennya.
"Kami sangat membutuhkan dukungan dari Kapolri dan semua pihak penegak hukum untuk memproses hal ini," pungkas Sri.
ADVERTISEMENT
Kejadian intimidasi di Car Free Day (CFD), Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/4) yang melibatkan massa #2019GantiPresiden dan massa #DiaSibukKerja. Setelah kejadian itu, sejumlah korban dari massa #DiaSibukKerja mulai melaporakan kejadian itu ke polisi.
Laporan Stedi sudah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2362/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 30 April 2018.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan