Korban Jiwa Akibat Corona di AS Diprediksi Capai 74 Ribu pada Agustus

Korban jiwa akibat virus corona di Amerika Serikat diprediksi bisa mencapai 74 ribu jiwa pada Agustus mendatang.
Pada Senin (27/4), Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di University of Washington melaporkan dari model yang mereka buat, korban jiwa di Negeri Paman Sam akibat penyakit COVID-19 bakal menyentuh angka 74.073 orang.
Angka itu meningkat dari 67 ribu orang pada prediksi yang dirilis pekan lalu, dan 60 ribu pada dua pekan lalu.
Hingga saat ini, AS memiliki lebih dari 1 juta kasus positif corona dengan 56.803 orang meninggal dunia.
Direktur IHME Christopher Murray mengatakan angka kematian di AS akan terus meningkat jika pemerintah memulai kembali aktivitas perekonomian terlalu dini. Sejumlah negara bagian saat ini dikabarkan telah melonggarkan larangan terhadap dunia usaha.
Dalam beberapa pekan ini, warga AS juga terus menekan pemerintah negara bagian masing-masing untuk kembali membuka pusat bisnis dan menghapuskan imbauan untuk berdiam diri di rumah. Mereka beranggapan lockdown parsial yang dilakukan akan berimplikasi kepada perekonomian.
Meski menjadi negara terdampak corona paling parah di dunia, warga AS tampak acuh tak acuh. Mereka ngotot beraktivitas di rumah dengan mengabaikan regulasi social distancing.
