kumparan
26 Juni 2018 16:52

Korban Kebakaran di Johar Baru Ungsikan Barang di Bantaran Rel Kereta

Korban kebakaran ungsikan barang di bantaran rel (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk Jalan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, menghanguskan 100 rumah. Sebagian warga berusaha menyelamatkan barang-barang tersisa, dan memindahkannya sementara ke bantaran rel tak jauh dari Stasiun Pasar Senen.
Kebakaran pemukiman padat di Johar Baru (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Warga RT 01 RW 02, Syarifah (52), misalnya. Saat kejadian, ia hanya berhasil memboyong sejumlah pakaian. Sementara sebagian barang-barang berharga lain, termasuk barang dagangannya, hangus dilalap si jago merah.
ADVERTISEMENT
Korban kebakaran ungsikan barang di bantaran rel (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
"(Saat) kejadian saya di dalam, api di belakang sana, tahu-tahu sudah gede saja. Barang sebagian bisa diungsiin, sebagian kebakar. Dagangan saya, kan (punya) warung kebakar juga," kata Syarifah kepada kumparan, di bantaran rel Stasiun Pasar Senen, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, Selasa (26/6).
Korban kebakaran ungsikan barang di bantaran rel (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Saat ini, Syarifah mengaku belum punya tempat yang bisa digunakan untuk mengungsi. Termasuk mengamankan barang-barang yang berhasil dia selamatkan.
"Belum tahu mau ngungsi di mana, tadi masih didata," tuturnya.
Korban kebakaran ungsikan barang di bantaran rel (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Pantauan kumparan, kebakaran tersebut hanya menyisakan puing-puing bangunan. Sekitar pukul 16.04 WIB, petugas pemadam kebakaran dibantu warga, masih berjibaku memadamkan sisa api.
Korban kebakaran ungsikan barang di bantaran rel (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
Ketua RW 02, Kelurahan Tanah Tinggi, Poniman, menuturkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik. Sebanyak 23 unit mobil damkar pun dikerahkan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan