Korban Kecelakaan Maut di Puncak Mulai Pulang dari RSUD Ciawi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

UGD RSUD Ciawi (Foto: David Pratama/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
UGD RSUD Ciawi (Foto: David Pratama/kumparan)

Korban luka akibat kecelakaan beruntun di Puncak yang dirawat di RSUD Ciawi Kabupaten Bogor, berangsur mulai pulang ke rumah masing-masing. Dari total 24 korban yang dirawat, tinggal dua yang masih berada di rumah sakit.

"Tinggal dua korban di sini, yaitu Hasanudin (21) warga Tangerang Indah, Kota Tangerang serta Saiful Bahri (33) warga Jakarta Selatan," kata Heri kepada kumparan (Kumparan.com) di RSUD Ciawi, Minggu (23/4) siang.

Heri menambahkan, salah satu korban, Hasanudin, kini tengah menunggu jemputan keluarga untuk dipindahkan ke rumah sakit di Kota Tangerang.

"Mau dibawa biar dekat keluarga. Ini lagi menunggu jemputan, yang pasti Hasanudin siang ini dipindahkan," imbuhnya.

Berbeda dengab Hasanudin, Saiful Bahri (33) masih di rawat di ruang Aster. Heri menuturkan kondisi Saiful sudah membaik, hanya saja korban mengalami patah tulang kaki dan tangan.

"Patah di kaki dan tangannya, tapi sudah sadar. Kabarnya juga mau dipindahkan, tapi enggak tahu kapan," ucapnya.

Risman, korban selamat kecelakaan Puncak. (Foto: Aditia Rizki Nugraha/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Risman, korban selamat kecelakaan Puncak. (Foto: Aditia Rizki Nugraha/kumparan)

Sementara tiga korban meninggal yang dibawa ke RSUD Ciawi, telah dibawa oleh masing-masing pihak keluarga. "Dua korban tadi malam langsung, satu dini hari tadi," jelasnya.

Kecelakaan itu teradi di Tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Mega Mendung, Bogor, Sabtu (23/4) kemarin. Sebanyak 4 orang tewas dalam kecelakaan itu.

Kecelakaan di Kawasan Puncak Bogor (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Kecelakaan di Kawasan Puncak Bogor (Foto: Dok. Istimewa)

Baca juga:

Calon Pengantin Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak

Korban Selamat Kecelakaan Puncak Hanya Bisa Pasrah dan Ucapkan Takbir

Kronologi Kecelakaan Maut Akibat Bus Alami Rem Blong di Puncak