Korban Luka Akibat Kebakaran Pipa Gas Bocor di Malaysia Jadi 100 Orang

1 April 2025 16:29 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Api dan asap mengepul dari kebakaran setelah pipa gas yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara Malaysia, Petronas, terbakar, di Puchong, Malaysia, Selasa (1/4/2025). Foto: Stringer/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Api dan asap mengepul dari kebakaran setelah pipa gas yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara Malaysia, Petronas, terbakar, di Puchong, Malaysia, Selasa (1/4/2025). Foto: Stringer/Reuters
ADVERTISEMENT
Lebih dari 100 orang terluka akibat kebakaran pipa gas di Malaysia, Selasa (1/4). Kebakaran ini diakibatkan kebocoran pipa gas sepanjang 500 meter di kota Puchong.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari AFP, pipa gas milik Petronas itu sudah ditutup.
Wakil Kepala Polisi Selangor, Mohamad Zaini Abu Hassan, mengungkapkan ada 100 orang yang terluka dan 60 di antaranya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Meski tidak ada korban tewas, sekitar 50 rumah terdampak kebakaran. Warga pun terpaksa harus mengungsi, meski masih dalam suasana libur Idul Fitri.
Nizam Mohamad Asnizam (49), yang tinggal 100 meter dari titik kebakaran, mengungkapkan terpaksa harus meninggalkan rumah bersama keluarganya.
Api dan asap mengepul dari kebakaran setelah pipa gas yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara Malaysia, Petronas, terbakar, di Puchong, Malaysia, Selasa (1/4/2025). Foto: Stringer/Reuters
"Ketika saya bangun, saya melihat api berkobar dengan suara yang keras. Saya tidak pernah melihat api dengan suara seperti ini. Suaranya sangat menakutkan, seperti ada mesin jet di sebelah saya," kata Nizam.
"Menginjakkan kaki di lantai seperti menginjak wajan panas. Panasnya seperti memasukkan kepala dalam oven, rasanya seperti saya terbakar," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Besarnya api juga terlihat dari rekaman dashcam yang tersebar di media sosial. Terlihat api yang tampaknya berasal dari ledakan, sehingga menciptakan bola api besar yang membumbung ke langit.
Video lainnya yang dibagikan di media sosial menunjukkan wilayah pemukiman tertutup asap akibat kobaran api.
Kepala Menteri Selangor Amirudin Shari dalam tulisan di Facebook mengungkapkan pusat bantuan sementara didirikan di dekat masjid terdekat.
Ia memperingatkan masyarakat untuk menjauhi wilayah yang terbakar sementara penyelidikan dan upaya penyelamatan dilakukan.