Korban Luka Kecelakaan Argo Semeru dan Argo Wilis di Kulon Progo Jadi 31 Orang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas melakukan penangananan di dekat gerbong kereta api yang anjlok akibat kecelakaan di kawasan Kalimenur, Sukoreno, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa (17/10/2023). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas melakukan penangananan di dekat gerbong kereta api yang anjlok akibat kecelakaan di kawasan Kalimenur, Sukoreno, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa (17/10/2023). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO

Sebanyak 31 orang terluka dalam kecelakaan KA 17 Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Gambir dan KA 6 Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng terjadi di KM 520 + 4 petak jalan antara Stasiun Sentolo-Stasiun Wates.

Sebelumnya dilaporkan jumlah korban luka kurang dari 20 orang.

Korban luka itu berasal dari dua kereta eksekutif tersebut.

Informasi terbaru yang disampaikan Kapolres Kulon Progo AKBP Nunuk Setyowati, jumlah penumpang Argo Semeru 472 orang dan Argo Wilis sejumlah 288 orang. Hingga pukul 17.30 WIB jumlah korban luka menjadi 31 orang.

"Luka baik ringan maupun menjalani rawat inap sejumlah total 31 orang, terdiri dari 28 orang luka ringan sudah ditangani di tempat atau lokasi ini kemudian 1 rawat inap dan 2 rawat jalan," kata Nunuk di lokasi kecelakaan kepada wartawan, Selasa (17/10).

Penumpang membawa barang bawaan mereka di dekat gerbong kereta api yang anjlok akibat kecelakaan di kawasan Kalimenur, Sukoreno, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa (17/10/2023). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO

Nunuk mengatakan semua penumpang sudah dievakuasi dan difasilitasi olek KAI menuju Jakarta maupun Surabaya.

"Hanya yang masih menjalani perawatan yang masih ada di wilayah Kulon Progo," katanya.

Sementara satu korban yang menjalani rawat inap diketahui berinisial YPU (26), seorang perempuan asal Ajibarang, Banyumas. Korban dirawat di RS Queen Latifa Kulon Progo.

KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis sama-sama anjlok di Kulon Progo, Selasa (17/10/2023). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO

"Post trauma di kepala. Ada benjolan. Ada benturan yang menyebabkan korban tadi pusing berat, jadi masih di IGD Queen Latifa Kulon Progo," kata Sigit Kuswanto, Koordinator PSC 119 Dinkes Kulon Progo.

Kecelakaan dua kereta eksekutif itu terjadi ketika pada pukul 13.15 WIB Argo Semeru anjlok di jalan menikung, sebagian gerbongnya miring ke kiri. Sekitar 10 menit kemudian datanglah Argo Wilis dari arah berlawanan, lewat di jalur yang berdekatan dengan Argo Semeru.

Argo Wilis melaju pelan, tapi kemudian menyenggol gerbong Argo Semeru yang miring ke kiri tersebut. Akibatnya, Argo Wilis ikut anjlok.

Semua penumpang kedua kereta telah dievakuasi dengan KA Bandara.