Korban Meninggal Akibat Kebakaran Gedung Cyber Dibawa ke RSUP Fatmawati

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Foto: Nugroho GN/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Foto: Nugroho GN/kumparan

Kebakaran melanda Gedung Cyber, Kuningan, Jakarta Selatan siang tadi, Kamis (2/12), sebanyak 2 orang tewas akibat kejadian tersebut. Jenazah para korban kini dibawa ke RSUP Fatmawati.

Semula, korban sempat dibawa ke RSUD Mampang Prapatan. Ternyata kondisi di sana sedang penuh. Sehingga korban dialihkan ke RSUP Fatmawati.

"Memang mereka (korban) cuma transit aja sih, jadi mereka hanya transit ke (rumah sakit) Fatmawati," jelas dokter IGD RSUD Mampang, dr Yuliah kepada kumparan, Kamis (2/12).

Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi korban di lokasi kebaran di gedung Cyber, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Lebih lanjut, Yuliah menjelaskan RSUD Mampang Prapatan memang tidak mumpuni untuk penanganan jenazah korban kebakaran. Sebab, rumah sakit masih tipe D. Sehingga harus dialihkan.

"Kita juga kondisinya memang tipe D kamar mayatnya, kamar mayatnya juga memang khusus pasien-pasien yang memang istilahnya sudah meninggal. Cuma dikondisikan harus berapa jam persyaratannya memang harus dipastikan kondisinya benar-benar meninggal," tutur Yuliah.

"Jadi enggak ada yang perawatan khusus mayat (di RSUD Mampang) itu enggak ada," tambahnya.

RSUP Fatmawati. Foto: Nugroho. GN/kumparan

Sementara itu, Pihak Gulkarmat Jakarta Selatan menginformasikan bahwa 2 orang dinyatakan tewas akibat kebakaran ruang server di Gedung Cyber.

Belakangan diketahui, para korban yang meninggal dunia atas nama Redzuan (28) serta Seto (19). Kedua korban tersebut merupakan tamu yang mendatangi gedung Cyber pada hari kejadian kebakaran.