kumparan
11 Juli 2019 12:48

Korban Mutilasi di Banyumas Diduga Tewas Dicekik

Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat. Foto: Shutter Stock
Sesosok mayat korban mutilasi dengan kondisi gosong ditemukan di Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah. Hasil autopsi memunculkan korban diduga tewas lemas dicekik.
ADVERTISEMENT
Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudantara Salamun mengatakan, dugaan tersebut lantaran dari potongan bagian kepala korban, posisi lidah tergigit gigi atas dan bawahnya.
“Terlihat lidah menjulur tergigit gigi atas dan bawah, itu juga dan juluran lidahnya agak panjang,” kata Bambang kepada Kumparan, Kamis (11/7).
Tak hanya itu, pada kepala tepatnya di bagian kening juga ditemukan luka trauma akibat benda tumpul yang menyebabkan tengkoraknya pecah.
“Tapi itu diduga terjadi setelah korban mati. Jadi baru diyakinkan (korban telah tewas) dipukul lagi,” ujarnya.
Potongan mayat yang gosong itu ditemukan warga Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah di selokan.
Potongan tubuh diduga korban mutilasi yang ditemukan antara lain tangan, kaki, dan kepala. Polisi tak menemukan identitas di sekitar potongan tubuh.
ADVERTISEMENT
Hingga saat ini, polisi masih memeriksa dan mengumpulkan barang bukti serta saksi-saksi untuk mengungkap pelaku dan identitas korbannya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan