Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Terus Dievakuasi, Total 65 Meninggal Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara petugas mengevakuasi jenazah korban runtuhnya bangunan mushalla di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara petugas mengevakuasi jenazah korban runtuhnya bangunan mushalla di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO

Tim SAR terus berupaya mengevakuasi para santri korban ponpes Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, yang ambruk. Memasuki hari ke delapan evakuasi, pada Senin (6/10), hingga pukul 18.34 WIB, 12 korban lainnya berhasil ditemukan termasuk satu potongan tubuh.

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyampaikan korban terakhir dievakuasi di sektor A2 atau area wudu bangunan yang ambruk.

"Hingga laporan terakhir, total terdapat 12 korban dan 1 body part berhasil diesktrasi dan dilanjutkan evakuasi pada hari kedelapan di sektor A3 dan A2," ujar Bramantyo, Senin (6/10).

Dengan demikian, berdasarkan data Basarnas hingga Senin (6/10) malam, rincian korban yang berhasil dievakuasi sebagai berikut:

  • Total korban telah dievakuasi: 169 orang

  • Total korban selamat: 104 orang

  • Total korban meninggal dunia: 65 orang (termasuk temuan enam potongan tubuh)

"Proses evakuasi masih terus berlangsung. Pembersihan puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama," ucapnya.