Korban Selamat Kecelakaan Puncak Hanya Bisa Pasrah dan Ucapkan Takbir

Korban tewas dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Puncak, Bogor bertambah menjadi enam orang, sedangkan 20 lainnya mengalami luka-luka.
"Korban meninggal menjadi enam orang dan 20 lainnya luka-luka," kata Agus Ramandani, Anggota Tunas Siaga Bencana Bogor, Sabtu (22/4).
Kecelakaan beruntun tersebut disebabkan oleh bus pariwisata HS Transpot yang mengalami rem blong dan menambrak beberapa kendaraan di Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor. Kecelakaan terjadi Sabtu sore pukul 17.30 WIB.
Baca juga:
Sopir Bus HS Transport yang Rem Blong di Puncak Tak Miliki SIM
Kecelakaan Maut, Jalur ke Arah Puncak Ditutup

Dani Hermansyah (24), pengemudi avanza yang selamat memberikan keterangan saat terjadi kecelakaan. Dia mengatakan bahwa dirinya hendak berlibur ke kawasan Cisarua bersama keluarga. Bus sudah terlihat oleng sekitar pukul 17.00 WIB. Dani dan anggota keluarga yang berada di dalam mobil tersebut pun hanya bisa pasrah dan berzikir.
"Saya nggak banting setir, saya diem aja pasrah dan takbir, kalau saya ngehindar (bus) malah lebih parah," ungkap Dani.
Dani merupakan korban selamat dalam kecelakaan maut tersebut. Terdapat 10 orang di dalam mobilnya. Mereka semua selamat dan hanya mengalami luka ringan.

