Korban Tewas Akibat Bangunan Runtuh di India Bertambah Jadi 12 Orang

11 Juni 2021 6:00 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas penyelamat menggunakan alat berat mengangkat sebuah motor di lokasi bangunan tempat tinggal runtuh, di Mumbai, India, Kamis (10/6). Foto: Sujit Jaiswal/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Petugas penyelamat menggunakan alat berat mengangkat sebuah motor di lokasi bangunan tempat tinggal runtuh, di Mumbai, India, Kamis (10/6). Foto: Sujit Jaiswal/AFP
ADVERTISEMENT
Korban tewas dari bangunan berlantai tiga yang runtuh akibat hujan deras di Kota Mumbai, India, bertambah. Dari sebelumnya 11 orang dilaporkan tewas pada Kamis (10/6), menjadi 12 orang.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, bangunan itu runtuh pada Rabu (9/6) malam waktu setempat, saat hujan muson yang lebat membanjiri beberapa bagian kota. Saluran televisi New Delhi mengatakan bangunan itu runtuh menimpa struktur lain di daerah kumuh di daerah Malad West di Mumbai.
Lebih lanjut, otoritas Kota Mumbai mengkonfirmasi setidaknya ada 12 orang wafat, termasuk di antaranya anak-anak akibat insiden ini. Adapun tujuh warga lainnya mengalami luka-luka.
Dari yang terluka, enam berada dalam kondisi stabil, sementara seorang wanita berusia 30 tahun dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Hingga saat ini, tim penyelamat masih terus mencari beberapa orang lainnya yang dikhawatirkan hilang.
Petugas penyelamat mencari korban selamat di puing-puing setelah bangunan tempat tinggal runtuh di Mumbai, India, Kamis (10/6). Foto: Hemanshi Kamani/REUTERS
"Tiga orang masih diduga terperangkap dan operasi pencarian sedang dilakukan untuk menemukan mereka," kata Prabhat Rahangdale dari otoritas kota Mumbai kepada harian Indian Express, dikutip dari AFP.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, warga yang selamat telah dievakuasi dari bangunan terdekat yang dianggap juga dalam kondisi berbahaya.
Hari itu, Mumbai mencatat 222 milimeter (8 inci) hujan dalam 12 jam. Gelombang pasang yang mencapai hingga 4,6 meter, membuat jalan, rel kereta api, dan lingkungan sekitar tergenang air.
Runtuhnya bangunan biasa terjadi di India selama musim hujan Juni-September ketika hujan lebat melemahkan fondasi struktur yang dibangun dengan buruk.