Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Korban Tewas Akibat Penembakan di Sekolah Texas, AS, Jadi 10 Orang
19 Mei 2018 0:36 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:08 WIB

ADVERTISEMENT
Kepala Kepolisian Distrik Harris, Ed Gonzales, mengatakan korban tewas akibat penembakan di sekolah Santa Fe, Texas, Amerika Serikat bertambah menjadi 10 orang. Sebelumnya, 8 orang pelajar dikabarkan tewas akibat insiden itu.
ADVERTISEMENT
"Korban jiwa menjadi sepuluh orang," ujarnya dilkutip dari AFP, Jumat (18/5) waktu setempat.
Gonzales menambahkan, pelaku penembakan itu diduga merupakan seorang pelajar. Saat ini, pelaku telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara terkait motif dari pelaku dalam melakukan penembakan itu, sampai saat ini masih berlum diketahui. Polisi masih fokus melakukan evakuasi kepada para pelajar lain di sekolah itu.

Sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku sangat terpukul dengan insiden itu. "Benar-benar mengerikan, ini (penembakan) sudah berlangsung terlalu lama," kata Trump.
Trump menegaskan, pemerintah akan melakukan segala cara untuk mencegah aksi penembakan di sekolah kembali terulang. Termasuk aturan pengendalian maupun pembatasan kepemilikan senjata api bagi warga Amerika.
"Saya bertekad untuk melakukan segala cara untuk melindungi siswa kami, mengamankan sekolah kami, dan pengendalian senjata dari tangan orang-orang yang menjadi ancaman bagi diri mereka sendiri, dan bagi orang lain," ucap Trump.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Trump mengucapkan duka yang mendalam bagi 10 pelajar yang tewas akibat penembakan itu. Ia mengatakan pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada para korban dan guru di sekolah Santa Fe.