Korban Tewas Gempa 7,7 Magnitudo Myanmar Bertambah Jadi 649 Orang

29 Maret 2025 10:35 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Warga korban gempa menerima perawatan medis di lantai kompleks rumah sakit di Naypyidaw, Myanmar, Jumat (28/3/2025). Foto: Sai Aung MAIN / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warga korban gempa menerima perawatan medis di lantai kompleks rumah sakit di Naypyidaw, Myanmar, Jumat (28/3/2025). Foto: Sai Aung MAIN / AFP
ADVERTISEMENT
Jumlah korban tewas gempa 7,7 magnitudo di Myanmar terus bertambah.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari AFP, Sabtu (29/3), junta militer mengungkapkan jumlah korban tewas kini mencapai 694 orang. Sementara 1.670 orang mengalami luka-luka.
Upaya pencarian korban masih terus dilakukan tim penyelamat. Mereka mencari di puing-puing bangunan yang rubuh, dengan harapan bisa menemukan korban selamat.
Para relawan mencari korban selamat di dekat bangunan setelah gempa di Naypyitaw, Myanmar, Jumat (28/3/2025). Foto: Aung Shine Oo/AP Photo
Junta militer Myanmar pun meminta bantuan kemanusiaan internasional. Sebuah permintaan yang jarang dilakukan oleh junta militer.
Myanmar telah menetapkan situasi darurat, khususnya untuk 6 negara bagian yang terdampak paling parah. Salah satu yang paling parah terdampak adalah Mandalay, kota berpenduduk lebih dari 1,7 juta orang.
Situasi darurat ini juga menyebabkan petugas kesehatan terpaksa merawat korban luka di luar gedung IGD. Salah satu rumah sakit mengalami kerusakan parah, sehingga korban luka yang berdatangan harus dirawat di halaman rumah sakit.
ADVERTISEMENT
"Saya tidak pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya. Kami berusaha menangani situasi ini. Saya sangat kelelahan," kata salah satu petugas medis.