Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 28 Orang, Tim Penyelamat Cari Korban di Mal Aeon

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara menunjukkan para petugas penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon Mall yang rusak akibat gempa di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara menunjukkan para petugas penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon Mall yang rusak akibat gempa di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS

Jumlah korban jiwa gempa berkekuatan 7,1 magnitudo di Jepang per Kamis (30/7) mencapai 28 orang. Pada saat yang sama, petugas penyelamat berpacu dengan waktu untuk mencari korban di puing-puing mal yang runtuh akibat gempa.

Informasi terbaru mengenai korban jiwa disampaikan setelah otoritas di Kumamoto mengumumkan telah menemukan empat korban tewas baru di reruntuhan mal Aeon. Bangunan pusat perbelanjaan tersebut roboh setelah ledakan gas yang dipicu gempa.

"Dari mal kami mengevakuasi 10 orang. Empat di antaranya terkonfirmasi meninggal dunia. Yang lainnya ditemukan tanpa tanda-tanda vital. Lima lainnya menderita luka berat dan ringan," kata seorang pejabat dari kantor penanggulangan bencana di barat daya Jepang, seperti dikutip dari AFP.

Foto udara menunjukkan pusat perbelanjaan Aeon Mall yang rusak akibat gempa di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Selasa (28/7/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS

Gempa berkekuatan 7,1 magnitudo itu menyebabkan kerusakan besar pada sejumlah fasilitas umum. Tak hanya meratakan rumah dan mal, sejumlah jembatan juga dilaporkan runtuh.

Puluhan ribu warga di kawasan terdampak kini mengalami pemadaman listrik. Situasi tersebut terjadi ketika Jepang sedang menghadapi suhu ekstrem pada musim panas.

Foto udara menunjukkan para petugas penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon Mall yang rusak akibat gempa di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS

Sementara itu, laporan terbaru dari Survei Geologi AS (USGS), lembaga yang kerap mengukur kekuatan gempa di dunia, menyatakan magnitudo sebenarnya gempa tersebut adalah 6,8, bukan 7,1.

Kumamoto terletak di Pulau Kyushu, pulau terbesar keempat di Jepang bagian selatan. Kawasan ini sekitar 1,5 - 2 jam penerbangan dari Ibu Kota Tokyo.

Jepang merupakan salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi di dunia. Hal itu karena Negeri Matahari Terbit berada di atas empat lempeng tektonik utama yang membentang di sepanjang tepi barat Cincin Api Pasifik.