Korban Tewas Saat Padamkan Kebakaran di Kawasan TNBTS Bertambah, Total 4 Orang

Korban meninggal saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Pusung Lingker, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (15/10) bertambah satu orang. Kini, total korban yang meninggal dunia menjadi 4 orang.
Satu korban yang dinyatakan meninggal dunia yakni bernama Hendra, petugas dari Balai Besar TNBTS.
"Almarhum meninggal setelah dilakukan perawatan intensif paska pelaksanaan pemadaman kebakaran di resort tengger laut pasir," kata Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha saat dikonfirmasi, Kamis (15/10).
Rudijanta menyampaikan, Hendra dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.30 WIB, usai mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar.
"Beliau petugas dari PTN Wilayah I, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisinya," ucapnya.
Sebelumnya, sebanyak 6 orang terjebak dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Pusung Lingker, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (15/10).
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan peristiwa ini bermula saat adanya informasi kebakaran di kawasan tersebut sekitar pukul 09.00 WIB pagi.
Sebanyak 12 relawan kemudian berangkat ke lokasi untuk melakukan pemadaman di lokasi tersebut.
"Kurang lebih 12 orang yang terdiri dari petugas TNBTS, kemudian anggota Masyarakat Peduli Api dan karyawan hotel, ini berangkat menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman karena adanya informasi terkait kebakaran hutan dan lahan," kata Jules di Mapolda Jatim, Kamis (15/10).
Kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB beberapa petugas yang berada di lokasi mendapat informasi bahwa 6 rekannya terjebak di tengah kobaran api.
"Ada rekan-rekannya yang bersama-sama juga meminta pertolongan karena terjebak kobaran api dan adanya kepulan asap yang cukup pekat," ucapnya.
"Namun ketika beberapa rekan maupun petugas TNBTS yang tiba di lokasi, menemukan rekannya ternyata ada tiga yang mengalami meninggal dunia dan tiga mengalami luka bakar," lanjutnya.
Berikut identitas korban :
Korban luka :
Munawi (MMP TLP)
Suraji (Artotel)
Korban meninggal :
Pak Sukaris (TNBTS)
Wisnu (Artotel)
Sefril (Artotel)
Hendra Rony W (TNBTS)
