Korban Tewas Topan Bulbul Bertambah Jadi 20 Orang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wanita terlihat di dalam rumahnya yang rusak setelah topan Bulbul menghantam daerah di Khulna, Bangladesh. Foto:  REUTERS / Kazi Fazle Rabb
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita terlihat di dalam rumahnya yang rusak setelah topan Bulbul menghantam daerah di Khulna, Bangladesh. Foto: REUTERS / Kazi Fazle Rabb

Sebanyak 20 orang tewas dan lebih dari dua juta lainnya mengungsi akibat terjangan topan Bulbul di India dan Bangladesh.

Topan Bulbul mulai menghantam India dan Bangladesh pada Sabtu pekan lalu. Kekuatan angin mencapai 120 kilometer per jam membuat sejumlah bandara dan pelabuhan ditutup.

Seorang wanita terlihat di dalam rumahnya yang rusak setelah topan Bulbul menghantam daerah di Khulna, Bangladesh. Foto: REUTERS / Kazi Fazle Rabb

Keterangan media lokal India, 10 orang tewas di Negara Bagian West Bengal. Sedangkan, dua lainnya di Negara Bagian Odisha.

Sementara itu di Bangladesh, delapan orang dilaporkan tewas. Lima di antaranya kehilangan nyawa akibat tertimpa pohon. 20 warga Bangladesh lainnya menderita luka-luka.

Di samping korban jiwa dan luka, lima orang warga Bangladesh lainnya hilang. Mereka adalah nelayan yang kapalnya terbalik di sungai Meghna.

Seorang wanita terlihat di dalam rumahnya yang rusak setelah topan Bulbul menghantam daerah di Khulna, Bangladesh. Foto: REUTERS / Kazi Fazle Rabb

"Topan menghancurkan sekitar 4.000 rumah yang sebagian besar terbuat dari lumpur dan timah," kata Menteri Penanggulangan Bencana Bangladesh, Shah Kamal, seperti dikutip dari AFP.

Hingga saat ini, lebih dari dua juta orang di Bangladesh mengungsi akibat topan Bulbul. Sementara di India, jumlah warga yang mengungsi mencapai 60 ribu orang.

Bulbul terjadi enam bulan usai India dan Pakistan diterjang topan Fani. Topan tersebut menyebabkan 12 orang kehilangan nyawa.