Korban Tewas Truk Nyelonong Masuk Sungai di Riau Bertambah, Total Jadi 15 Orang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim gabungan temukan jenazah korban truk masuk sungai Segati Riau, Senin (24/2/2025). Foto: Dok. Polda Pekanbaru
zoom-in-whitePerbesar
Tim gabungan temukan jenazah korban truk masuk sungai Segati Riau, Senin (24/2/2025). Foto: Dok. Polda Pekanbaru

Tim gabungan berhasil menemukan semua korban truk nyelonong masuk ke dalam Sungai Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan korban terakhir berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Alhamdulillah semua korban kecelakaan sudah ditemukan. Total korban kecelakaan yang meninggal dunia menjadi 15 orang," kata Iqbal, Senin (24/2).

Korban ke-15 ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian truk Colt Diesel yang masuk ke Sungai Segati.

"Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Artinya pencarian korban kecelakaan tuntas sudah," ujarnya.

"Upaya pencarian berlangsung selama tiga hari terhitung mulai kejadian, Sabtu (22/2). Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang tergabung dalam melakukan pencarian. Seluruh jenazah korban sudah dievakuasi dan akan diberi kepada pihak keluarga," pungkasnya.

Kecelakaan truk Colt Diesel terjadi di jembatan Sungai Segati, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (22/2/2025).

Truk itu mengangkut 31 orang dan 1 sopir. Saat tiba di lokasi kejadian, diduga sopir truk mengantuk dan langsung tercebur ke dalam Sungai Segati.

Dalam peristiwa itu 17 orang selamat dan 15 orang meninggal dunia termasuk 9 anak-anak.

Sedang Mau Belanja

Sementara itu, mengutip Media Center Pemprov Riau, truk itu milik PT ERB dan masuk ke Sungai Segati di areal konsesi HTI PT Nusa Wana Raya (NWR).

Berdasarkan keterangan pihak PT. NWR, Abdul Hadi, sejumlah karyawan tersebut hendak berbelanja ke Desa Segati karena sedang libur.

"Para penumpang saat itu posisi tidak melakukan aktivitas pekerjaan atau libur bekerja. Mereka melakukan perjalanan untuk berbelanja di Desa Segati," kata Abdul Hadi.

Polisi Minta Perusahaan Tanggung Jawab

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, menegaskan kepada perusahaan agar bertanggung jawab penuh atas insiden ini.

"Saya minta kepada pihak perusahaan agar membantu secara maksimal. Bukan hanya sekadar melakukan upaya pertolongan, tetapi juga recovery," kata Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal, Senin (24/2).

Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal saat mengunjungi lokasi kecelakaan. dok kumparan

Selain itu, ia juga meminta kepada perusahaan tidak hanya memberikan pertolongan pencarian, tetapi juga pastikan pemulihan dan kompensasi bagi para korban.

"Perusahaan harus bertanggung jawab, karena ini poros perusahaan, akan saya awasi," ujarnya.

Iqbal juga menginstruksikan kepada Kapolres Pelalawan dan Pemkab, memastikan semua kebutuhan korban, baik itu yang meninggal ataupun yang selamat.

"Termasuk proses pemakaman dan asuransi, ditangani dengan baik oleh perusahaan. Saya akan awasi," katanya.