Korea Selatan Kembali Perpanjang Aturan Social Distancing Selama 2 Minggu

Korea Selatan akan memperpanjang aturan social distancing yang mencakup jam makan malam di luar dan larangan pertemuan 5 orang atau lebih selama 2 minggu ke depan.
Keputusan ini dibuat karena kasus harian di Korsel mencapai rekor tertinggi dalam satu bulan terakhir.
Sebagaimana diketahui, pemerintah Korsel memutuskan melonggarkan atau memperketat social distancing setiap 2 minggu. Aturan ini pun telah diberlakukan sejak pertengahan Februari 2021.
"Pemerintah akan mempertahankan tingkat social distancing saat ini dan melarang pertemuan lima orang atau lebih selama dua minggu," kata Perdana Menteri Chung Sye-kyun, dikutip dari Reuters, Jumat (26/3).
Berdasarkan aturan, restoran dan kafe harus tutup pukul 22.00. Pertemuan lebih dari empat orang pun dibatasi dengan beberapa pengecualian.
Pada Kamis (24/3) tengah malam, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 494 kasus positif corona baru. Penambahan tersebut merupakan yang tertinggi dalam 35 hari, di tengah aliran klaster tempat kerja, fasilitas umum, dan pertemuan keagamaan.
Pemerintah menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya mobilitas masyarakat yang mulai memasuki musim semi yang hangat dan keluhan dari sektor bisnis tentang jam malam.
Hal ini mengkhawatirkan karena tingkat kewaspadaan mengendur.
-PM Chung Sye-kyun
Hingga saat ini, data KDCA mencatat total kasus positif di Korsel mencapai 100.770 orang dan 1.716 meninggal dunia akibat COVID-19.
