Korsel-Korut Memanas, Indonesia Tekankan Pentingnya Perdamaian

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peledakan kantor penghuung Korea Utara dengan Korea di wilayah perbatasan Kaesong, Korea Utara, Selsa (16/6). Foto: KCNA via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Peledakan kantor penghuung Korea Utara dengan Korea di wilayah perbatasan Kaesong, Korea Utara, Selsa (16/6). Foto: KCNA via REUTERS

Semenanjung Korea memanas. Hubungan dua negara bersaudara di wilayah itu hampir berada di titik nadir.

Perkembangan di Semenanjung Korea turut menjadi perhatian Indonesia. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan pentingnya pemeliharaan perdamaian di wilayah tersebut.

"Indonesia menekankan pentingnya stabilitas perdamaian dan kesejahteraan di Semenanjung Korea," kata Retno pada konferensi pers virtual, Kamis (18/6).

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Konflik Korea Utara vs Korea Selatan bermula dari ulah pembelot Korut di yang berada Korsel.

Kelompok ini mengirimkan paket selebaran berisi kritikan terhadap pemimpin Korut Kim Jong-un. Kritik yang menargetkan Kim Jong-un dan pemerintahannya haram hukumnya di Korea Utara.

embed from external kumparan

Rezim Kim marah bukan kepalang. Kantor penghubung Korea di Kaesong diledakkan. Pyongyang bahkan mengancam bakal mengirim pasukan ke zona demiliterisasi bila pembelot terus berulah.

Korsel tidak tinggal diam. Seoul menegaskan tidak bisa lagi menerima sikap tak masuk di akal Korut. Mereka juga memastikan tentara Korsel selalu berada dalam posisi siaga.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.