kumparan
search-gray
News1 Juli 2019 9:45

Korut Puji Pertemuan Trump-Kim Jong-un: Bersejarah dan Luar Biasa

Konten Redaksi kumparan
Donald Trump, Kim Jong Un.
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea, di Panmunjom, Korea Selatan, (30/6). Foto: REUTERS/Kevin Lamarque
Korea Utara pada Senin (1/7) memuji keberhasilan pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Kim Jong-un. Mereka menyatakan, pertemuan itu bersejarah dan luar biasa.
ADVERTISEMENT
Kantor berita Korea Utara menyebut (KCNA) menyebut, pertemuan Trump dan Kim di pada Minggu (30/6) di zona demiliterisasi (DMZ) membuahkan sejumlah kesepakatan, termasuk melanjutkan dan mendorong dialog denuklirisasi di semenanjung Korea.
Donald Trump, Kim Jong Un.
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea, di Panmunjom, Korea Selatan, (30/6). Foto: REUTERS/Kevin Lamarque
"Pemimpin Tertinggi Korea Utara dan AS melakukan jabat tangan historis di (zona DMZ) Panmunjon ini adalah peristiwa yang sangat luar biasa," sebut KCNA seperti dikutip dari AFP, Senin (1/7).
"(Tempat pertemuan di DMZ) dikenal sebagai sebuah simbol pemisahan, dan pertemuan itu merupakan usul dari Trump," tambah mereka.
Trump dan Kim lebih dari setahun terakhir telah bertemu sebanyak tiga kali. Pertemuan pertama digelar di Singapura, kemudian dilanjutkan di Hanoi, Vietnam.
Donald Trump, Kim Jong Un.
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea, di Panmunjom, Korea Selatan, (30/6). Foto: REUTERS/Kevin Lamarque
Pertemuan terbaru Kim-Trump di DMZ dilakukan disela kunjungan resmi Presiden AS itu di Seoul. Dalam twitternya Trump mengatakan ingin bertemu Kim di DMZ.
ADVERTISEMENT
Gayung bersambut, usulan Trump direspons positif Korut. Trump pun menjadi presiden pertama AS yang menginjakkan kaki di tanah Korut.
Seluruh pertemuan antara Kim dan Trump membahas denuklirisasi dan pencabutan sanksi ekonomi terhadap Korut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white