Koster Imbau Warga Bali Tak Gelar Pawai Ogoh-ogoh saat Nyepi 2022
·waktu baca 2 menit

Gubernur Bali I Wayan Koster mengimbau warga tak menggelar pawai ogoh-ogoh dalam menyambut Hari Raya Nyepi Tahun 2022. Hal ini dikarenakan kasus COVID-19 masih tinggi di tengah varian Omicron.
"Saya sudah bicara dengan Majelis Desa Adat Bali supaya diimbau tidak dilaksanakan," kata Koster saat jumpa pers secara virtual, Selasa (8/2).
Tahun 2022 ini pawai ogoh-ogoh akan jatuh pada Rabu (2/3) dan Hari Raya Nyepi keesokan harinya, Kamis (3/3). Ini adalah ketiga kalinya pawai ogoh-ogoh tak digelar di Bali semenjak tahun 2020 atau sejak pandemi COVID-19 merebak.
Bahkan, tahun 2020 lalu, Gubernur Bali Wayan Koster sempat menambah satu hari waktu "Nyepi" bagi warga se-Bali. Ia melarang warga beraktivitas di luar rumah. Kebijakan ini untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19 di Pulau Dewata.
Berdasarkan catatan Pemprov Bali, kasus COVID-19 di Bali mulai naik sejak pertengahan Januari 2022.
Pada 16 Januari 2022, hanya ada 14 kasus. Lalu per 26 Januari 2022, pasien corona di Bali naik menjadi 139 orang. Kemudian pada tanggal 3 Februari 2022 mencapai 1.501 kasus.
Dan hari ini, terjadi kasus harian tertinggi, yaitu 2.425 pasien positif COVID-19 baru. Kenaikan kasus ini sudah melebihi kasus harian tertinggi pada varian Delta tahun 2021 lalu.
Total kumulatif terkonfirmasi positif COVID-19 di Bali telah mencapai 127.404 kasus. Terdiri dari 111.906 sembuh, 4.108 meninggal, dan 2.425 dirawat.
