Koster Sebut Kasus Corona Varian Omicron di Bali Lebih dari 10 Ribu
·waktu baca 2 menit

Kasus corona di Bali meningkat tajam. Bahkan menurut Gubernur Bali Wayan Koster, kasus corona varian Omicron di Bali telah mencapai lebih dari 10 ribu kasus.
"Kalau kasus aktifnya itu sekarang sudah mencapai 10 ribu lebih. Itu Omicron itu. Saya kira karena perkembangannya yang sangat cepat percepatannya yang luar biasa saya lihat dalam satu minggu ini," kata dia kata dia saat jumpa pers secara virtual, Selasa (8/2).
Ia menduga Omicron masuk Bali 3 minggu setelah libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) berakhir. Hal ini terlihat dari pola peningkatan kasus.
"Munculnya juga sekitar 3 minggu sejak tahun baru berakhir di Bali," kata dia.
Ia mengatakan, kunjungan wisatawan domestik cukup padat saat akhir tahun 2021 hingga Sabtu (8/2/2022). Sebelum itu, kasus baru corona Bali hanya satu 1 digit. Pada minggu berikutnya atau Kamis (15/1) kasus naik menjadi digit. Pada Rabu (26/1) naik menjadi 3 digit.
"Sekarang sudah menjadi 4 digit," kata dia.
Sementara itu menurut Kemenkes berdasarkan whole genome sequencing, secara nasional kasus Omicron terdeteksi sebanyak 3.779 kasus. Di Bali sudah ada 32 kasus Omicron yang terdata.
Namun, Koster meminta warga tak perlu panik menghadapi varian omicron ini. Hal ini 90 persen pasien bergejala ringan dan tanpa gejala. Mereka dirawat secara isolasi terpusat. Sisanya adalah pasien yang dirawat di rumah sakit.
"Dan 10 persen yang masuk rumah sakit ternyata sebagian juga bergejala ringan. Jadi ada orang yang sedikit batuk-batuk tenggorokan terganggu masuk ke rumah sakit," kata dia.
Selain itu, tingkat kesembuhan pasien tinggi dan yang meninggal rendah. Ia juga telah mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan kasus COVID-19 ini.
Beberapa di antaranya adalah melarang pasien melakukan perawatan secara isolasi mandiri (isoman), meningkatkan vaksinasi booster, dan membatasi aktivitas masyarakat.
"Jadi saya kira 2 sampai 3 minggu ke depan akan berjalan sesuai dengan situasi yang sesungguhnya. Berjalan dengan paralel dengan kasus dan sembuh," kata dia.
